Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Cabang Surabaya PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Leonardo bersama tim RFB. Foto: Istimewa

Kepala Cabang Surabaya PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) Leonardo bersama tim RFB. Foto: Istimewa

RFB Pertahankan Diri Pialang Berjangka Teraktif

Jumat, 7 Mei 2021 | 22:49 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) mencatat pertumbuhan jumlah transaksi dari para nasabahnya selama Maret 2021 meskipun pandemi Covid-19. Hal itu menempatkan RFB pada posisi sebagai pialang berjangka teraktif.

Kepala Cabang Surabaya PT Rifan Financindo Berjangka, Leonardo mengatakan meskipun terdampak pandemi Covid-19  sejak bulan Februari 2020, RFB mencatat jumlah transaksi terus meningkat hingga Maret 2021.

“Tidak ada penurunan transaksi meskipun pandemi terus menyebar. Sampai Maret 2021 lalu kami mencatat jumlah transaksi sebanyak 111.037,00 Lot atau rata rata 4.827,70 Lot. Kami pun tetap berada pada peringkat teratas dan terus memuncaki posisi sebagai pialang berjangka teraktif di Indonesia,”  kata di Surabaya, Jumat (7/5/2021).

Leonardo menjelaskan, pencapaian RFB tersebut setelah melakukan transaksi terbanyak pada produk multilateral serta terus menggenjot jumlah nasabah maupun volume transaksi perdagangan.

Selain itu, RFB juga terus menjaga kualitas transaksi dengan cara mencetak konsultan yang profesional.

“Kita juga memperkuat tim hingga tetap solid dan mengusung konsep Service from Heart untuk nasabah seiring meningkatnya jumlah minat masyarakat tentang dunia investasi,”papar Leonardo.

Dia menambahkan RFB akan terus mendorong masyarakat agar semakin melek terhadap dunia investasi, karena peluang dan manfaatnya juga cukup besar.

“Dengan semakin meleknya masyarakat tentang dunia investasi, maka tidak akan nada yang memandang bahwa investasi itu merugikan dan menjadi suatu usaha yang sia-sia,” pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN