Menu
Sign in
@ Contact
Search
Suasana rapat di kantor PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA). (Foto: Perseroan)

Suasana rapat di kantor PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA). (Foto: Perseroan)

Rights Issue, Perusahaan Milik Mantan Bos Bakrie & Brothers Ini (OASA) Lepas Banyak Saham

Minggu, 18 September 2022 | 22:12 WIB
Ghafur Fadillah (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) akan melepas sebanyak 4,3 miliar saham dalam aksi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Harga pelaksanaan Rp 100 per saham, dengan begitu perusahaan energi baru terbarukan (EBT) ini berpeluang memperoleh dana Rp 430,3 miliar.

Baca juga: Berkurang Banyak, Bobby Gafur Jual Saham Maharaksa Biru (OASA) ke Siapa?

Dalam aksi ini, pemegang saham utama sekaligus Direktur Utama Maharaksa Biru Energi, Gafur Sulistyo Umar alias Bobby Gafur Umar, bakal mengeksekusi haknya. Dengan kepemilikan sebanyak 2,36 miliar saham atau setara 55,01%, maka mantan presiden direktur & CEO PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) tersebut bakal menggelontorkan dana Rp 236,7 miliar.

Adapun menurut prospektus, yang dikutip pada Minggu (18/9/2022), PT International Labuan Resources siap menjadi pembeli siaga dengan mengambil bagian 1,93 miliar saham senilai Rp 193,6 miliar atau setara 44,99% dari jumlah penawaran.

Baca juga: Protech Mitra (OASA) Ganti Nama dan Tunjuk Cinta Laura Jadi Komisaris

Sesuai rencana, periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD OASA pada 14-21 November 2022. Pencatatan HMETD pada 22 November 2022. Pemegang saham lama Maharaksa Biru Energi yang tidak melaksanakan haknya akan terdilusi maksimal 92,31%.

OASA mengalokasikan dana Rp 89 miliar dari hasil rights issue untuk mengakuisisi 99,99% saham PT Indoplas Makmur Lestari. Kemudian, perseroan akan menggunakan dana Rp 69 miliar untuk peningkatan setoran modal pada Indoplas Makmur Lestari.

Indoplas Makmur Lestari selanjutnya akan meningkatkan setoran modal Rp 69 miliar pada PT Indoplas Karya Energi (IKE) sebagai modal kerja sehubungan dengan biaya persiapan proses pengerjaan FPSA DKI Jakarta Wilayah Layanan Barat.

Baca juga: Kencana Energi (KEEN) Siap Garap Proyek EBT di Filipina Senilai US$ 100 Juta

Sisa dana sebanyak Rp 224 miliar untuk peningkatan setoran modal pada PT Telesys Indonesia (TI), yang selanjutnya akan digunakan oleh TI sebagai modal kerja untuk pengembangan kegiatan usaha trading produk bio propylene glycol serta pengembangan bisnis sehubungan dengan pengerjaan proyek wood pellet di Provinsi Bangka Belitung.

Lalu, dana sebesar Rp 9 miliar akan dipakai untuk membeli 1 unit kantor strata office suites di Kompleks Rasuna Epicentrum, Jl HR Rasuna Said, Jakarta. Terakhir, sisanya akan digunakan untuk modal kerja OASA guna membiayai kegiatan operasional dan pengembangan usaha sebagai perusahaan holding.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com