Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi Rupiah.
Sumber : Antara

Ilustrasi Rupiah. Sumber : Antara

Rupiah Mantap Bertahan di Zona Hijau

Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:28 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Pada penutupan akhir pekan ini, mata uang rupiah ditutup menguat 97 poin walaupun sebelumnya sempat menguat 105 poin dilevel Rp 14.668 dari penutupan sebelumnya di level Rp 14.765.

“Sedangkan untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatuf namun ditutup menguat di rentang  Rp. 14.650-Rp. 14.720,” kata Ibrahim Assuaibi, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Jumat (12/8/2022)​​​​​.​

Sedangkan, Dolar AS sedikit lebih rendah pada Jum’at, menyusul kerugian 1% pada hari sebelumnya ketika data menunjukkan inflasi AS tidak sepanas yang diantisipasi pada bulan Juli, mendorong para pedagang untuk memutar kembali ekspektasi kenaikan suku bunga di masa depan oleh Federal Reserve.

Baca juga: Jelang Akhir Pekan, Rupiah Lagi-lagi Menguat

Komentar semalam dari pejabat Fed di jalur pengetatan kebijakan membuat investor tidak yakin atas suku bunga di masa depan.

Presiden Fed San Francisco Mary Daly mengatakan dia terbuka untuk kenaikan suku bunga 75 basis poin pada bulan September, mencatat bahwa inflasi masih tetap di sekitar level tertinggi 40 tahun, Reuters melaporkan. Presiden Fed Chicago Charles Evans juga mengatakan minggu ini bahwa Fed perlu menaikkan suku setidaknya 3,25% menjadi 3,5% pada akhir tahun, untuk memerangi inflasi. Suku bunga acuan AS saat ini antara 2,25% hingga 2,5%.

Baca juga: Rupiah Melonjak 105 Poin Didorong Rendahnya Inflasi AS

Komentar mereka mengimbangi optimisme atas penurunan tak terduga dalam inflasi harga produsen AS pada bulan Juli, data menunjukkan pada hari Kamis. Ini terjadi setelah pembacaan pada hari Rabu menunjukkan inflasi harga konsumen AS tetap statis hingga Juli, setelah naik secara eksponensial di awal tahun.

Sementara kedua pembacaan menyebabkan kemunduran dalam indeks dolar, investor tetap tidak yakin atas jalur kebijakan moneter AS tahun ini, mengingat ada lebih banyak data inflasi dan ketenagakerjaan sebelum pertemuan Fed berikutnya. Imbal hasil Treasury juga naik minggu ini.

 

 

 

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com