Menu
Sign in
@ Contact
Search
Lo Kheng Hong. (Ist)

Lo Kheng Hong. (Ist)

Saham Paling Berkesan buat Lo Kheng Hong! Beli Waktu di Amerika, Berhenti Jual karena Gempa

Kamis, 29 September 2022 | 09:42 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Dalam hidup, setiap orang tentu memiliki hal-hal yang spesial, dan satu di antaranya bisa jadi yang teristimewa.

Begitu juga dengan saham. Ada saham yang bikin berkesan bagi seorang investor karena membuatnya ‘menang’ banyak.

Investor kawakan Lo Kheng Hong pun ternyata memiliki saham yang sangat spesial bagi dirinya. Hal itu terungkap setelah Pak Lo, sapaan akrabnya, ditanya oleh pelaku pasar modal sekaligus penulis buku Lo Kheng Hong: Orang Miskin yang Menjadi Triliuner di Bursa Efek Indonesia, Lukas Setia Atmaja dalam sebuah acara yang digelar daring.

Baca juga: Lo Kheng Hong: Yang Pegang Saham BCA (BBCA) dari IPO, Tinggal Tidur saja Jadi Orang Kaya

“Pak Lo, dari begitu banyak saham yang Pak Lo menang, menang besar, menang kecil, saham apa yang Pak Lo paling berkesan dan kenapa?” tanya Lukas sebagaimana dikutip dari kanal YouTube HungryStock, Kamis (29/9/2022).

Tanpa berpikir lama, Pak Lo langsung memberikan jawabannya dengan lugas. Dan, saham itu adalah saham PT Indika Energy Tbk (INDY).

“Saya rasa saham yang paling berkesan buat saya adalah Indika Energy. Yang ketika saya membeli di harganya hanya Rp 100-an tahun 2016. Padahal waktu itu nilai buku per sahamnya Rp 1.600. Waduh itu murah sekali. Tambang batu bara terbesar nomor 3 setelah Bumi Resources, Adaro, kemudian Indika,” ungkap Warren Buffet Indonesia itu.

“Itu betul-betul salah harga, undervalue,” imbuhnya.

Baca juga: Value Investing sudah Tak Relevan, Lo Kheng Hong: Itu yang Bilang Punya Sahamnya Sedikit

Lo Kheng Hong menceritakan bahwa saat akan membeli INDY, ia mendapat saran dari direktur sekuritasnya agar tak membeli saham tersebut karena prospek batu bara suram. 

“Dia menyarankan saya untuk tidak membeli Indika Energy. Dia bilang pak jangan pak jangan beli tambang batu bara pak batu bara masa depan suram. Coba kalau investor awam, direkturnya bilang jangan beli ya pasti ya udah jangan beli masa depan suram. Dia tulus dia bukan ingin berbuat jahat kepada saya, sarannya benar-benar untuk kepentingan saya supaya saya jangan bangkrut jangan rugi,” terang investor saham sejak 1989 itu.

Baca juga: Main Saham Jago! Pas Mau Petik Buah, Lo Kheng Hong Bingung, Ada yang Bisa Bantu?

Namun, Lo Kheng Hong sudah mantap dan bersikukuh untuk membeli saham Indika Energy.

“Saya bilang gapapa pak beli aja karena saya order beli dan saya membayar, saya bayar tentu dia tidak bisa tidak menjalankan order saya, beli saya,” katanya.

Lo Kheng Hong menuturkan, dirinya memborong banyak saham Indika hingga akhirnya menjadi pemegang saham nomor empat terbesar di perusahaan itu. Dia juga menyebutkan, saat membeli INDY, dirinya sedang berada di Omaha, Amerika Serikat.

“Saya ingat saya membelinya ketika saya di Omaha di kotanya Warren Buffett. Saya order di sini jam 9 pagi di sana jam 9 malem, jadi saya order belinya melalui wifi. Wah saya seneng banget saya bisa telepon ke pialang saya 3 jam gak bayar, baru kali ini saya merasa nikmat bisa telepon ke pialang saya pakai wifi pakai Whatsapp Call gak bayar 3 jam. Saya melakukan pembelian Indika Energy terus saya beli, saya jadi pemegang saham nomor empat,” sebutnya.

Menurut Pak Lo, tiba-tiba harga batu bara melonjak dari US$ 50 ke US$ 100 per ton dan harga saham INDY pun melompat dari Rp 100 menjadi Rp 4.500.

Baca juga: Kirim Uang Tak Bisa Online, Lo Kheng Hong: Kena Limit Bank, Transfer Saya Besar-besar

“Dan ketika Rp 4.000 lebih, saya jual di hadapan Pak Lukas pake hape yang nilainya Rp 200 ribu. Terus saya jual terus di samping bapak (Lukas Setia Atmaja) itu, saya jual sampai saya berhenti jual ketika di Jakarta gempa bumi dan yang lari saya duluan takut saya gempa bumi. Bapak ingat gempa bumi pak? Saya lari duluan itu jadi saya berhenti dan saya mendapatkan keuntungan yang besar,” beber Pak Lo.

“Itu urusan 2 tahun, Rp 100 lebih jadi Rp 4.000 lebih. Kira-kira itu saham yang berkesan buat saya, Pak Lukas,” pungkas Lo Kheng Hong.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com