Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM). (Foto: Perseroan)

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM). (Foto: Perseroan)

Selamat Sempurna (SMSM) Berencana Merger dengan Anak Usaha

Selasa, 26 Juli 2022 | 22:05 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) berencana melakukan penggabungan usaha atau merger dengan anak usahanya, PT Selamat Sempana Perkasa (SSP). Setelah efektif merger, Selamat Sempurna akan tetap menjadi perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Selamat Sempurna, Ang Andri Pribadi menjelaskan, dalam rencana merger tersebut, Selamat Sempurna selaku induk perusahaan akan menjadi perusahaan penerima penggabungan usaha. Selamat Sempurna bergerak di bidang industri komponen dan suku cadang mesin kendaraan, sedangkan SSP merupakan produsen barang dari karet untuk keperluan industri.

“Rencana penggabungan usaha merupakan sebuah transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 42/2020 dikarenakan SSP merupakan anak perusahaan Selamat Sempurna,” kata Ang Andri Pribadi dalam keterbukaan informasi Selasa (26/7).

Menurut Andri Pribadi, terdapat hubungan afiliasi berupa kesamaan pengurusan dan pengawasan di Selamat Sempurna dan SSP. Kesamaan pengurus dimaksud meliputi jabatan Surja Hartono sebagai komisaris utama di Selamat Sempurna dan SSP.

Selain itu, Andri Pribadi merupakan direktur Selamat Sempurna sekaligus direktur utama SSP. Selanjutnya ada Djojo Hartono yang menjadi direktur di Selamat Sempurna dan SSP.

“Rencana penggabungan usaha antara Selamat Sempurna dan SSP akan menciptakan suatu sinergi usaha yang lebih memperkuat posisi perusahaan hasil penggabungan. Soalnya, lebih dari 90% transaksi penjualan SSP ditujukan untuk Selamat Sempurna dan entitas anak,” papar dia.

Andri menjelaskan, keberadaan SSP selaku badan hukum yang terpisah menimbulkan berbagai transaksi antarperusahaan, seperti penagihan biaya antarperusahaan dan penempatan karyawan. “Manajemen memandang, transaksi-transaksi tersebut dapat menimbulkan beban administrasi tambahan,” tutur dia.

Di sisi lain, kata Andri, direksi dan dewan komisaris Selamat Sempurna juga memiliki sejumlah pertimbangan dalam rencana merger tersebut. “Penggabungan merupakan langkah strategis meningkatkan daya saing perseroan dalam industri komponen otomotif di pasar domestik dan internasional,” tandas dia.

Dia mengungkapkan, terciptanya sinergi dalam strategi usaha dan skala ekonomi yang lebih optimal bakal membuat perseroan memiliki kemampuan lebih baik dalam menghadapi persaingan tingkat nasional maupun internasional di industri komponen otomotif.

Dia menambahkan, merger akan mengintegrasikan proses produksi secara keseluruhan dan pemetaan produksi yang lebih baik. Merger juga akan meningkatkan sinergi pengadaan, pemasaran, penjualan, manajemen SDM, serta administrasi dan keuangan yang akan meningkatkan kinerja operasional.  “Jadi, ini akan menciptakan perusahaan yang lebih sinergis, kuat, dan lebih efisien,” tegas dia.

Tingkatkan Efisiensi

Andri mengemukakan, rencana merger itu pun bakal meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan usaha sehari-hari perseroan. Alhasil, aksi korporasi ini akan menguntungkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham publik.

“Kami berharap rencana penggabungan usaha akan semakin memperkuat posisi dan kinerja keuangan perseroan, meliputi rasio-rasio keuangan yang akan meningkatkan dukungan terhadap kebutuhan pengembangan usaha di masa mendatang,” ujar dia.

Pada semester I-2022, Selamat Sempurna mengantongi laba bersih Rp 377 miliar, naik 20% dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy) senilai Rp 314 miliar. Perolehan enam bulan pertama tahun ini berasal dari penjualan bersih secara konsolidasi sebesar Rp 2,3 triliun yang 17% (yoy).

Penjualan Selamat Sempurna naik pada dua segmen pasar, yaitu domestik dan ekspor masing-masing 34% (yoy) dan 9% (yoy) menjadi Rp 848 miliar dan Rp 1,45 triliun hingga akhir Juni 2022.

Dari segmen produk, kontribusi tertinggi untuk pendapatan perseroan berasal dari penjualan penyaring (filter) yang mencapai Rp 1,59 triliun atau 69,34% dari penjualan bersih. (C02)

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com