Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi WIKA. (Foto: PT Wijaya Karya Tbk)

Ilustrasi WIKA. (Foto: PT Wijaya Karya Tbk)

Semester I-2022, Wijaya Karya (WIKA) Raih Kontrak Baru Rp 13,8 Triliun

Jumat, 5 Agustus 2022 | 17:12 WIB
Zsazya Senorita (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id  – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) meraih kontrak baru sebesar Rp 13,8 triliun sepanjang semester I-2022, naik 31,4% dibanding periode sama tahun lalu. Capaian ini sekitar 32,41% dari target kontrak baru yang diincar perseroan hingga akhir tahun senilai Rp 42,57 triliun.

Menurut manajemen WIKA, dilihat dari siklus perolehan kontrak, penjualan, dan laba pada perusahaan konstruksi realisasinya paling besar terjadi di akhir tahun. Sementara pada semester pertama, pemilik proyek umumnya fokus pada penyiapan administrasi.

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menjelaskan, sebagian besar kontrak baru semester I-2022 disumbangkan oleh sektor infrastruktur dan bangunan gedung. Disusul industri penunjang konstruksi, energi dan industrial plant, serta realty dan property.

Baca juga: Wijaya Karya (WIKA) dan Hutama Karya Lepas Kepemilikan di Prima Terminal Petikemas

Dalam deretan kontrak baru yang diraih perseroan hingga Juni 2022, terdapat proyek preservasi jalan dan jembatan di Bali yang dipercayakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Proyek ini berfungsi sebagai infrastruktur pendukung perhelatan G20 pada Oktober 2022 mendatang.

Menurut Agung, proyek preservasi jalan dan jembatan di Bali menjadi bentuk kepercayaan pemerintah pada WIKA dalam mengerjakan infrastruktur yang akan dilewati para kepala negara pada pergelaran kelas dunia tersebut.

Selain preservasi jalan dan jembatan di Bali, WIKA juga tengah mengerjakan sejumlah proyek pendukung G20. Di antaranya pembangunan jalan dan jembatan Labuan Bajo – Tana Mori, serta revitalisasi ruangan VVIP pada Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta dan Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali.

“Berbagai proyek yang telah diraih akan menjadi modal untuk keberlangsungan usaha perseroan ke depan,” sambung Agung, Jumat (5/8/2022).

Baca juga: Wijaya Beton (WTON) Caplok Saham Wika Pracetak

Sementara itu, selaras dengan model bisnis perseroan, WIKA berhasil divestasi dua entitas asosiasinya pada kuartal II-2022, yaitu PT Jasamarga Kunciran Cengkareng dan PT Prima Terminal Petikemas. Agung menambahkan, langkah tersebut sebagai bentuk capital recycling yang dapat membuat ruang lebih bagi perseroan dalam pemenuhan investasi mendatang sekaligus menambah kas perseroan sebagai modal kerja yang baru sehingga dapat lebih fokus pada bisnis inti.

Angkat Direktur Baru

WIKA menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilakukan secara hybrid di Jakarta, Jumat (5/8/2022). RUPSLB menyetujui pengangkatan Hadjar Seti Adji sebagai Direktur Human Capital dan Pengembangan Usaha Perseroan menggantikan direktur sebelumnya yang mendapat penugasan di BUMN lain. Dengan demikian, susunan direksi terdiri dari Direktur Utama Agung Budi Waskito, Direktur Operasi I Hananto Aji, dan Direktur Operasi II Harum Akhmad Zuhdi. Selanjutnya, ada Direktur Operasi III Rudy Hartono, Direktur Human Capital dan Pengembangan Hadjar Seti Adji, Direktur QHSE Ayu Widya Kiswari, serta Direktur Keuangan Adityo Kusumo.

“Kehadiran Hadjar Seti Adji menjadi bentuk penyegaran untuk tetap menjaga performa perseroan dalam rangka menjawab kepercayaan dari pemegang saham dan publik,” tandas Agung.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com