Menu
Sign in
@ Contact
Search
Bank Neo Commerce (ist)

Bank Neo Commerce (ist)

Sempat Ditunda, Bank Neo (BBYB) Terbitkan Prospektus Rights Issue VI

Senin, 21 Maret 2022 | 20:10 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) akhirnya meluncurkan prospektus penerbitan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HEMTD) penawaran umum terbatas (PUT) VI atau rights issue. Perseroan berniat menerbitkan sebanyak 5 miliar saham.

Baca juga: Rights Issue Bank Neo Commerce (BBYB) Diundur, Akulaku Justru Agresif Tambah Saham

Rights issue ini sebelumnya mengalami penundaan dari rencana semula kuartal I-2022 menjadi kuartal II-2022. Dalam aksi korporasi ini ditargetkan penggalangan dana senilai Rp 5 triliun."Kami mau kuartal pertama, tapi karena satu dan lain hal, kami mundurin rencananya menjadi kuartal dua, kemungkinan pada April atau Mei 2022," ujar Direktur Utama Bank Neo Commerce, Tjandra Gunawan, beberapa waktu lalu.

Dalam prospektus yang diterbitkan perseroan di Jakarta, Senin (21/3/2022) terungkap bahwa dana hasil penerbitan saham baru tersebut nantinya digunakan untuk memperkuat modal inti seta modal kerja pengembangan usaha perseroan. Pengembagan usaha berupa penyaluran kredit dan kegiatan operasional perbankan lainnya.

Berikut jadwal pelaksanaan HMETD perseroan, yaitu tanggal efektif PUT VI diperkirakan pada 28 April 2022. Record date pemegang saham yang berhak menerima HMETD pada 12 Mei 2022 dan periode pedagangan HMETD ditargetkan pada 19-25 Mei 2022.

Berdasarkan data pemegang saham terbanyak Bank Neo Commerce adalah PT Akulaku Silvrr Indonesia dengan kepemilikan 25,28%, disusul PT Gozco Capital sebanyak 14,81%, Rockcore Financial Technology Co Ltd mencapai 6,12%, Yello Bricks Enterprise Ltd sekitar 5,17%, dan sisanya dikuasai investor publik mencapai 48,62%.

Baca juga: Lagi-lagi, Akulaku Tambah Saham di Bank Neo (BBYB)

Sebelumnya, Akulaku grup dan Provident Grup akan meningkatkan kepemilikan saham di Bank Neo Commerce. Kedua grup ini akan menyerap saham right issue PUT VI BBYB. Provident disebut berkomitmen untuk membeli lebih banyak saham BBYB lewat rights issue selanjutnya. Akulaku pun percaya bahwa Provident bisa menjadi mitra strategis lantaran entitas tersebut mengedepankan strategi ekonomi hijau.

Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Senin (21/3), sham BBYB ditutup melemah Rp 30 (1,36%) menjadi Rp 2.170.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com