Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas memperlihatkan emas batangan di Jakarta. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petugas memperlihatkan emas batangan di Jakarta. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Setelah Tembus Level Psikologis US$ 1800/Ounce, Emas Lanjutkan Penguatan

Sabtu, 8 Mei 2021 | 09:02 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id - Harga emas kembali menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah menembus level psikologis US$ 1.800 per ounce. Laporan pekerjaan AS yang melemah di bawah ekspektasi pada April menjadi katalis bagi emas karena imbal hasil obligasi AS (yield) menurun.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, terangkat US$ 15,6 atau 0,86% menjadi US$ 1.831,30 per ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (6/5/2021), harga emas berjangka melambung US$ 31,4 atau 1,76% menjadi US$ 1.815,70 per ounce.

Dengan "kehilangan penuh pada angka (pekerjaan)," imbal hasil akan tertekan dan dolar juga turun, memungkinkan emas untuk melonjak, kata Phillip Streible, Kepala Strategi Pasar Blue Line Futures di Chicago.

Tetapi reli emas mungkin berumur pendek karena data pekerjaan bulan depan bisa menunjukkan angka "meledak", tambah Streible.

Departemen Tenaga Kerja AS merilis laporan pekerjaan besar bulanannya, yang menunjukkan hanya 266.000 pekerjaan baru yang dibuat pada April, jauh lebih buruk dari yang diharapkan, dengan pemberi kerja kemungkinan besar frustrasi oleh kekurangan tenaga kerja saat ekonomi dibuka kembali.

Sedangkan tingkat pengangguran naik menjadi 6,1% dari 6%.

Para ekonom telah memperkirakan sebanyak satu juta pekerjaan baru AS untuk April, menambah kenaikan pada Maret sebesar 916.000. Itu membuat apa yang dilaporkan Departemen Tenaga Kerja mengecewakan banyak orang.

Dolar memperpanjang penurunan, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS juga turun. Faktor ini menjadi katalis bagi emas. Harga emas naik sekitar 3,6% persen untuk minggu ini.

Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli tidak berubah. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 3,1 atau 0,25% menjadi US$ 1.254,5 per ounce.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN