Menu
Sign in
@ Contact
Search
Investor memantau monitor pergerakan saham di galeri sekuritas, Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

Investor memantau monitor pergerakan saham di galeri sekuritas, Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

Suku Bunga Naik, Simak Sektor Saham Peluang Cuan Rekomendasi Analis

Jumat, 23 September 2022 | 04:30 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) menaikkan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,25%. Lantas, saham sektor apa yang berpeluang cuan?

Analis Kiwoom Sekuritas Abdul Azis menyebutkan, kenaikan suku bunga acuan BI masih dapat direspons positif ke depannya oleh pelaku pasar, mengingat bank sentral Amerika Serikat (AS),The Fed, masih akan agresif dalam menaikkan suku bunga acuan. Selain itu, kondisi fundamental Indonesia yang masih kuat masih menjadi daya tarik investor asing. 

"Kenaikan suku bunga saat ini karena meredam inflasi akibat kenaikan harga komoditas. Hal ini akan berdampak pada sektor barang konsumsi karena daya beli yang melemah serta adanya kenaikan harga beban raw and material pada emiten barang konsumsi," jelasnya kepada Investor Daily, Kamis (22/9/22).

Baca juga: Inflasi Terkendali, BI Janji Tak Agresif Naikkan Suku Bunga Acuan

Azis juga menyebutkan, dalam kondisi seperti ini sektor pertambangan diuntungkan dari kenaikan suku bunga. Sebab kenaikan suku bunga dapat menjadi ketertarikan bagi investor asing untuk masuk ke pasar. Di sisi lain, harga komoditas yang masih tinggi seperti batu bara masih bisa menjadi sentimen positif bagi sektor tersebut.

Dalam kondisi seperti ini, Aziz merekomendasikan investor dapat mencermati saham-saham sektor komoditas  seperti ADRO, ADMR, maupun PTBA dengan rekomendasi hold atau trading buy dengan potensi upside 10%-15%.

Baca juga: Waran Terstruktur ADRO Paling Banyak Diperdagangkan 

Pada kesempatan terpisah, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, kenaikkan tingkat suku bunga akan membuat turunnya investasi, daya beli, konsumsi, serta mengurangi pendapatan perusahaan.

"Tentu dampak kenaikan tingkat suku bunga bukanlah merupakan sesuatu yang baik. Namun, kenaikan tingkat suku bunga merupakan sesuatu yang wajar, yang harus dilakukan di tengah situasi dan kondisi saat ini. Pelaku pasar dan investor diminta beradaptasi dan melakukan penyesuaian," kata dia. 

Pilarmas Investindo tetap menyarankan saham sektor bank dengan BUKU 4, lalu saham barang konsumsi primer, infrastruktur, batu bara dan energi. Sebab beberapa sektor tersebut masih menjadi salah satu sektor andalan di tengah kenaikan tingkat suku bunga.

Baca juga: Pefindo Pertahankan Peringkat Obligasi Lautan Luas (LTLS) idA

Beberapa sektor yang dirugikan tentu saja yang berhubungan dengan leasing. Lantaran kenaikan tingkat suku bunga akan menurunkan penyaluran kredit, baik otomotif maupun properti.

Untuk para investor, Nico merekomendasikan untuk menyesuaikan situasi dan kondisi terhadap fundamental ekonomi dan kinerja para emiten. Nico berpendapat, emiten di Indonesia mampu menghadapi ketidakpastian yang terjadi di pasar. Bahkan setiap koreksi yang terjadi justru menjadi sebuah kesempatan untuk melakukan pembelian.

"Kedua, perhatikan durasi investasi, apabila kita tidak bisa menerima volatilitas yang terjadi di pasar, memanjangkan durasi menjadi sebuah pilihan dan berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang memiliki fundamental yang baik. Ketiga, berinvestasi terhadap saham-saham yang memiliki fundamental baik dan memiliki potensi valuasi di masa mendatang," pungkasnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com