Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
wika

wika

Wika Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Rp 5,4 Triliun

Rabu, 3 Februari 2021 | 07:45 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mengumumkan telah melunasi seluruh pokok dan bunga obligasi global dalam mata uang rupiah senilai Rp 5,4 triliun pada 29 Januari 2021. Pelunasan pokok dan pinjaman dilakukan melalui The Bank of New York Mellon.

Perseroan sebelumnya menerbitkan obligasi global dalam denominasi rupiah mencapai Rp 5,4 triliun pada 2018. Surat utang tersebut dilepas dengan tingkat kupon 7,7% dan jatuh tempo tahun 2021. “Atas pelunasan sura utang ini, seluruh kewajiban perseroan yang timbul atas penerbitan surat utang global IDR Bond tersebut telah berakhir,” tulis Sekretaris Perusahaan Wika Mahendra Vijaya melalui penjelasan resminya di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, Mahendra mengatakan, Wika mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 3,05 triliun pada 2021. Sementara untuk memperkuat struktur permodalan, perseroan juga berniat menerbitkan obligasi dan sukuk sekitar Rp 3 triliun pada semester I tahun ini.

Perseroan akan menyalurkan capex 2021 untuk penyertaan investasi pada proyek entitas-entitas asosiasi yang sudah berjalan. Sepanjang tahun ini, perseroan lebih optimistis dengan mematok laba bersih sekitar Rp 1 triliun. Nilai tersebut dipastikan naik signifikan dari realisasi 2020.

Hingga kini, perseroan masih melakukan audit untuk laporan keuangan tahun 2020. Sebagai gambaran, laba bersih perseroan hingga kuartal III-2020 sempat terkoreksi dalam jika dibandingkan periode sama 2019 akibat perlambatan ekonomi karena pandemi Covid-19.

“Untuk kenaikan pertumbuhan laba bersih pada 2021 salah satunya akan ditopang oleh target perolehan kontrak baru 2021 yang diharapkan sekitar Rp 40,1 triliun,” jelasnya.

Target kontrak 2021 tersebut naik 74% dibanding realisasi 2020 yang sebesar Rp 23 triliun. Pencapaian tersebut membuat Wika berhasil melebihi target revisi nilai kontrak baru 2020 yang sebelumnya ditetapkan Rp 21,3 triliun. Pekerjaan konstruksi yang ditangani perseroan biasanya mayoritas pekerjaan infrastrukur, industrial plant, dan pembangunan gedung.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN