Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Eropa

Bursa Eropa

Hanya Bursa Frankfurt Menguat di Penutupan Bursa Eropa Senin

Selasa, 21 Januari 2020 | 08:02 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Saham-saham di Bursa Eropa ditutup mayoritas melemah, dan hanya bursa Frankfurt, Jerman yang berkinerja positif.

Dimulai dari Madrid, saham-saham Spanyol ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin (20/1/20), dengan indeks acuan IBEX-35 di Bursa Efek Madrid berkurang 0,23% atau 22,50 poin, menjadi 9.658,80 poin setelah dibuka di 9.681,30 poin.

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks IBEX-35, tercatat 18 saham perusahaan mengalami penurunan, sementara 17 saham yang tersisa naik.

Kelompok maskapai penerbangan International Consolidated Airlines Group (IAG) mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya merosot 2,16%.

Disusul oleh saham bank tabungan Banco Sabadell yang berkurang 1,83%, serta saham perusahaan tekstil terkemuka Inditex melemah 1,80%.

Di sisi lain, perusahaan raksasa telekomunikasi Telefonica membukukan keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya menguat 2,72%.

Diikuti oleh saham perususahaan produsen baja Spanyol terkemuka Acerinox yang terangkat 2,15%, serta saham perusahaan konglomerat industri CIE Automotive naik 2,03%.

Bursa Efek London. Foto: id.wikipedia
Bursa Efek London. Foto: id.wikipedia

Dari London dilaporkan, saham-saham Inggris ditutup melemah pada perdagangan Senin (20/1/20), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London berkurang 0,30% atau 23,12 poin, menjadi ditutup pada 7.651,44 poin.

NMC Health, perusahaan penyedia layanan kesehatan swasta, berkinerja paling buruk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 3,69%.

Disusul oleh saham Burberry Group, sebuah perusahaan fashion mewah Inggris, yang merosot 2,23%, serta International Consolidated Airlines Group, sebuah perusahaan induk maskapai multinasional Anglo-Spanyol, turun 2,06%.

Di sisi lain, BAE Systems, perusahaan pertahanan, kedirgantaraan dan keamanan global, melonjak 3,68 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan pengembang properti Barratt Developments yang menguat 2,13%, serta perusahaan pengembang properti lainnya Berkeley Group Holdings naik 2,02%.

Bursa Efek Paris, Perancis. Foto ilustrasi: ivoox.id
Bursa Efek Paris, Perancis. Foto ilustrasi: ivoox.id

Saham-saham Perancis berakhir lebih rendah pada perdagangan Senin (20/1/2020), dengan indikator utama indeks CAC-40 di Bursa Efek Paris turun 0,36% atau 22,18 poin, menjadi 6.078,54 poin.

LVMH, perusahaan konglomerat produsen barang-barang fashion mewah multinasional Prancis mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 2,12%.

Diikuti oleh saham perusahaan perhotelan multinasional Prancis Accor yang kehilangan 2,04%, dan kelompok perusahaan produsen barang-barang fashion mewah internasional Prancis Kering turun 1,84%.

Sementara itu, kelompok perusahaan industri Prancis Bouygues terangkat 1,58%, menjadi peraiah keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan pembuat ban Prancis Michelin, serta perusahaan perancang dan pembangun sistem kelistrikan Prancis Thales masing-masing naik sebesar 1,41% dan 1,13%.

Bursa Efek Frankfurt. Foto: id.wikipedia
Bursa Efek Frankfurt. Foto: id.wikipedia

Sementara itu, saham-saham Jerman berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin (20/1/2020), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt menguat 0,17% atau 22,81 poin, menjadi 13.548,94 poin.

Perusahaan penyedia teknologi internet dan jasa keuangan globak Wirecard mencetak keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terangkat 1,57%.

Diikuti oleh saham perusahaan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical dan kelompok perusahaan energi RWE, yang masing-masing naik sebesar 1,47% dan 1,07%.

Sementara itu, perusahaan perbankan terkemuka Jerman Deutsche Bank mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 2,16%.

Disusul oleh saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa serta perusahaan pemasok komponen otomotif Continental, yang masing-masing turun sebesar 2,00% dan 1,29%.

Wirecard adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 147,4 juta euro (US$ 163,7 juta).

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN