Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Penjualan, Pelayanan dan Distribusi  PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) Niko Kurniawan Bonggowarsito saat Konferensi Pers Pembukaan Festival Pasar Rakyat 2021, Rabu (1/12). Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

Direktur Penjualan, Pelayanan dan Distribusi PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) Niko Kurniawan Bonggowarsito saat Konferensi Pers Pembukaan Festival Pasar Rakyat 2021, Rabu (1/12). Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

Adira Finance Gelar Festival Rakyat 2021

Rabu, 1 Desember 2021 | 22:29 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) secara resmi membuka Festival Pasar Rakyat 2021. Acara itu ditujukan untuk memberdayakan para pedagang dan UMKM di ekosistem pasar rakyat agar usahanya terus tumbuh secara berkelanjutan.

Direktur Penjualan, Pelayanan dan Distribusi Adira Finance Niko Kurniawan Bonggowarsito menyampaikan, saat ini perseroan melayani dua juta konsumen aktif di seluruh Indonesia dengan memberikan solusi keuangan konvensional maupun berprinsip syariah. Dari jumlah itu, sekitar 50% adalah dari sektor informal, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Namun demikian, kata dia, hampir dua tahun ini sektor UMKM menjadi salah satu yang terdampak parah oleh pandemi Covid-19. Data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menyatakan sekitar lima juta pedagang atau 43% dari jumlah pedagang di Indonesia sulit berdagang akibat sepinya pembeli.

"Sebagai sahabat UMKM yang berkomitmen menjalin hubungan jangka panjang yang sehat, sejalan dengan janji #SahabatSetiaSelamanya, kami menggelar Festival Pasar Rakyat 2021 yang secara resmi kami buka hari ini dengan semangat tumbuh bersama sahabat dan menjadi serangkaian kemeriahan HUT ke-31 Adira Finance," ujar Niko saat Konferensi Pers Pembukaan Festival Pasar Rakyat 2021, Rabu (1/12).

Pada Festival Rakyat 2021, pihaknya menggelar rangkaian workshop untuk mengembangkan usaha para pedagang, memperkenalkan Pasar Rakyat Corner, dan fitur belanja halal pada Titipku di kantor cabang Adira Finance.

Selain itu, ada aktivitas hiburan berupa lomba cerdas cermat di pasar, lomba foto sahabat lokal yang dapat diikuti seluruh masyarakat Indonesia.

"Melalui kegiatan tersebut kami ingin memberdayakan para pedagang dan UMKM pada ekosistem pasar rakyat agar usahanya dapat terus bertumbuh secara berkelanjutan. Selain itu, menciptakan ekosistem pasar rakyat yang paham digitalisasi agar usaha mereka bisa tumbuh berkembang dan beradaptasi mengikuti perkembangan zaman," jelas Niko.

Menurut dia, beberapa data menunjukkan terjadi peningkatan omzet ketika para pedagang berkolaborasi dengan berbagai platform digital. Adira Finance meyakini cita-cita untuk menggairahkan pasar rakyat dan menciptakan ruang publik yang kreatif dapat terwujud melalui kolaborasi bersama antara Adira Finance, Adira Finance Syariah, dan mitra lainnya, baik itu Titipku, RCTI+, Gerakan Pakai Masker, dan Zurich Syariah.

"Saya berharap melalui Festival Pasar Rakyat 2021, pasar rakyat bisa kembali menjadi tonggak perekonomian UMKM. Sekaligus sarana pengembangan ekonomi kerakyatan yang kreatif, edukatif, dan berbudaya," tandas Niko.

Kegiatan Festival Pasar Rakyat 2021 akan berlangsung di 5 pasar, mulai dari Pasar Muara Karang, Jakarta Utara pada 1 Desember 2021; Pasar Fresh Market Bintaro, Tangerang Selatan, Banten pada 2 Desember 2021; Pasar Modern Sinpasa, Bekasi, Jawa Barat pada 8 Desember 2021; Pasar Grand Galaxy, Bekasi, Jawa Barat pada 16 Desember 2021; dan terakhir di Pasar Sukatani, Cimanggis, Jawa Barat, pada 21 Desember 2021.

Direktur SDM dan Marketing Adira Finance Swandajani Gunadi menuturkan bahwa ada dua perbedaan dari penyelenggaraan festival sebelumnya. Pertama, seluruh pelaku pasar diajak aktif ikut edukasi dan literasi dalam upaya pengembangkan usahanya melalui layanan digital. Kedua yaitu bekerjasama dengan platform Titipku guna melakukan penetrasi ekonomi digital lebih lanjut.

"Strategi yang kita lakukan adalah kolaborasi. Saat ini kegiatan jika dilakukan sendiri tidak ada artinya, karena kita punya keterbatasan. Tapi dengan kolaborasi, kegiatan CSR dengan niat baik ini bisa disambut berbagai pihak lalu bekerjasama untuk menghidupkan kesadaran para pengusaha membangun komunitas untuk tumbuh. Kita berharap kegiatan ini bisa berlanjut setiap tahun dengan pengembangan yang berbeda dan semakin besar," ujar Swan.

Sementara itu, CEO Titipku Henri Suhardja mengatakan, Titipku merupakan sebuah aplikasi mobile yang bertujuan membantu UMKM, khususnya pedagang pasar rakyat, untuk bertemu dengan pelanggan secara digital. Pelanggan akan mendapatkan pelayanan dari Jatiper (personal shopper) dalam membeli kebutuhannya di pasar rakyat.

“Data pada platform aplikasi Titipku menunjukkan terjadinya peningkatan omzet pedagang sebesar 20-50% secara bertahap, setelah mereka memutuskan untuk berjualan melalui aplikasi online,” jelas Henri. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN