Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor Daily

Investor Daily

Panglima TNI Janji Dukung Pencarian Korban Hingga Tuntas

Senin, 12 Januari 2015 | 08:26 WIB
ah

PANGKALAN BUN-Panglima TNI Jenderal Moeldoko berjanji mendukung pencarian korban sekaligus kotak hitam pesawat Air Asia QZ8501 hingga tuntas.

"Terhadap korban yang belum ditemukan, kita berusaha keras menemukannya. Belum ditemukan sisa badan pesawat lain karena sebelumnya fokus ke ekor," kata Panglima TNI saat memberikan keterangan pers di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu.

Ia tidak dapat menjawab apakah kotak hitam pesawat Air Asia yang dicari ada di ekor pesawat yang telah berhasil diangkat. Namun saat ini ekor pesawat sudah dapat diangkat dan diserahkan ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Saya tidak bisa jawab penuh kotak hitam ada di ekor atau tidak, KNKT yang akan laporkan itu," ujar dia.

Berdasarkan laporan dari Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya FHB Soelistyo, ia mengatakan ada "pinger locater" yang menangkap signal dari kotak hitam pesawat. Skenario yang akan dilakukan jika memang signal tertangkap semakin kuat maka tim selam yang berada di KN Jadayat dan KRI Banda Aceh siap dikerahkan ke lokasi, ujar dia.

Selain akan fokus membantu mencari kotak hitam, ia mengatakan, personel TNI akan siap membantu mencari badan pesawat Airbus 320-200 yang terpisah-pisah.

Pada operasi pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat Air Asia QZ8501 hari ke-14, pengangkatan ekor pesawat dari dasar perairan Teluk Kumai telah berhasil dilakukan dengan menggunakan balon pengapung.

Meski demikian, menurut Direktur Operasional Basarnas Marsekal Pertama SB Supriyadi, kotak hitam yang dicari tidak berada di ekor pesawat.(ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN