Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Tim DVI Identifikasi Jenazah Kopilot Airasia QZ8501

Selasa, 10 Februari 2015 | 16:31 WIB
ah

SURABAYA - Kepala Tim DVI Polda Jatim, Kombespol Budiyono mengatakan Tim "Disaster Victim Identification" Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Jatim berhasil mengidentifikasi jenazah kopilot pesawat AirAsia QZ8501 bersama satu jenazah lain, yakni atas nama Megawati dengan label B098 pada hari ke-45 proses identifikasi.

"Hari ini (Selasa) kita berhasil mengidentifikasi dua jenazah, yakni jenazah Kopilot Remi Plesel yang berlabel B097, ditambah satu jenazah penumpang atas nama Megawati dengan label B098," ucap Budiyono di Surabaya, Selasa (10/2).

Ia mengatakan, jenazah kopilot berusia 46 tahun warga negara Prancis itu teridentifikasi dari properti berupa pakaian yang masih terpakai, ditambah data primer gigi yang sama dengan hasil "dental record" atau data selama korban masih hidup Selain itu, diperkuat juga dengan kesamaan jenis kelamin dan usia, sehingga Tim DVI Polda Jatim memastikan jenazah tersebut adalah Kopilot AirAsia QZ8501.

Sedangkan jenazah Megawati, perempuan 42 tahun asal Surabaya teridentifikasi dari data gigi secara primer yang cocok secara medis.

Selain itu, juga diketahui dari usia dan jenis kelamin ditambah properti yang melekat berupa celana pendek yang sesuai analisa CCTV atau kamera saat berada di Bandara Juanda, Sidoarjo.

Sementara itu Staf Bagian Keselamatan dan Keamanan AirAsia Indonesia, Dono B Sukoco mengatakan masih berkoordinasi dengan pihak keluarga kopilot terkait mekanisme pengiriman jenazah, untuk kemudian diterbangkan ke negara asalnya, Prancis.

"Saat ini, jenazah Remi Plesel masih disimpan di ruang pendingin jenazah RS Bhayangkara Polda Jatim, dan kita menunggu konfirmasi keluarga korban di Prancis," katanya.

Dengan demikian, total jenazah yang teridentifikasi hingga hari ke-45 proses identifikasi sebanyak 76 jenazah, satu di antaranya bukan manusia, yakni dari jenis primata, dari total 102 jenazah dan bagian tubuh yang dikirim ke RS Bhayangkara. (*/jnh)

Editor : Juang N Hutagalung (juang.natigor@investor.co.id)

BAGIKAN