Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Masyarakat Harus Arif terhadap Lingkungan

Senin, 16 Maret 2015 | 08:32 WIB
Oleh Yashinto Sembiring

JAKARTA – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengajak masyarakat untuk adil dan arif terhadap lingkungan. Prinsip keadilan dalam mengelola lingkungan sangat berharga untuk generasi yang akan datang.


“Salam hangat dari Bapak Presiden,” kata Siti Nurbaya mewakili Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara Green dan Culture Festival 2015 memperingati HUT Suara Pembaruan ke-28, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (15/3).


Selain Siti Nurbaya, hadir juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menegah Annis Baswedan, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat dan Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti.


Siti Nurbaya mengungkapkan pentingnya menanam pohon untuk mengatasi lahan kritis. Selain itu upaya menciptakan lingkungan yang bersih harus dilakukan karena hal tersebut diperintahkan Undang-Undang Dasar 1945.


Menanam pohon, lanjut Siti Nurbaya, sangat bermanfaat agar air bisa terserap pohon. Gerakan menanam pohon ini pun harus dioptimalkan di hulu. Selain itu, kata dia, pembuatan lubang biopori, sumur resapan juga sangat penting dilakukan semua pihak. Dia mengungkapkan telah meminta Pemprov DKI Jakarta membuat 500.000 biopori di Jakarta.


”Mari kita buat biopori dalamnya 1-1,5 meter. Buatlah banyak, air yang masuk ke dalam sumur resapan tentu tidak menyebabkan banjir. Hal ini bisa dilakukan di sekolah, di rumah,” paparnya. Siti Nurbaya mengatakan Suara Pembaruan sebagai media dengan nama pembaruan sudah sepantasnya menjadi pembawa berita untuk Indonesia yang lebih baik.Terlebih, katanya, menjaga lingkungan budaya melalui media seperti Suara Pembaruan.


“Penting menjaga lingkungan yang bersih, yang paling penting bagaimana kita menata ke depan pemerintahan yang baru, yang ramah lingkungunan. Kita bangun Indonesia yang baik melalui media,” tuturnya.


Pada kesempatan itu, jajaran SP dan Beritasatu Media Holdings juga mendeklasikan pentingnya menjaga lingkungan hijau Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan, Primus Dorimulu secara simbolis menyerahkan bibit mahoni dan sengon kepada tamu undangan yang hadir.


Dalam kata sambutannya, Primus menekankan pentingnya membangun negeri dengan semangat kebudayaan dan penghijauan. ”Peradaban suatu bangsa diukur dari seberapa tinggi masyarakatnya menghargai budaya dan alamnya,” katanya di hadapan ratusan hadirin. (ID)

Editor : Juang N Hutagalung (juang.natigor@investor.co.id)

BAGIKAN