Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Membangun Ketahanan Pangan

Kamis, 24 November 2016 | 07:09 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Ketahanan pangan merupakan salah satu hambatan pembangunan utama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia. Ketahanan pangan sangat dipengaruhi oleh kondisi iklim pertanian dan musim. Sejumlah upaya telah dilakukan Pemerintah Daerah NTT untuk mendorong produksi pertanian dan mengadopsi langkah-langkah penunjang bagi para petani.

 

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), bekerja sama dengan Kementerian Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), telah mengembangkan program bersama selama dua tahun mengenai peningkatan ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan di NTT.

 

Dipimpin oleh Kementerian Desa, program bersama ini didanai Luxembourg Agency for Development Cooperation dan ILO, terfokus pada perbaikan produktivitas kerja, peningkatan peluang kerja dan perluasan kesempatan kewirausahaan pada rantai nilai makanan berbasis pertanian utama, khususnya jagung, rumput laut dan ternak.

 

Untuk berbagi kemajuan yang sudah dicapai dalam mendorong ketahanan pangan dan pembangunan desa berkelanjutan di NTT, ILO menyelenggarakan lokakarya berbagi informasi nasional mengenai ketahanan pangan dan pembangunan perdesaan pada Rabu, 23 November 2016, di Jakarta.

 

ILO siap terus melanjutkan kerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk melihat bagaimana prakarsa-prakarsa dan pendekatan-pendekatan yang dilakukan untuk mempromosikan ketahanan pangan ini dapat direplikasi dan diadaptasi di daerah-daerah lainnya.

 

Mengingat pembangunan perdesaan merupakan salah satu prioritas utama untuk Indonesia, kami berharap berbagai pelajaran dan pengalaman dari program bersama ini dapat terus dilanjutkan untuk memberikan masyarakat setempat keterampilan dan kapasitas yang lebih baik. Hal itu guna meningkatkan produktivitas dan daya saing serta meningkatkan pendapatan dan mata pencarian para petani.

 

Yunirwan Gah

Koordinator Proyek ILO untuk

Ketahanan Pangan

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN