Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Tim Gabungan Belum Temukan Tambahan Penumpang

Rabu, 20 Juni 2018 | 08:24 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

MEDAN -- Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan instansi lainnya belum menemukan tambahan penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah II Sumatera Utara Sri Hardianto yang dihubungi Antara di sela-sela pencarian penumpang di Danau Toba, Selasa (19/6), mengata- kan, hingga sekitar pukul 14.00 WIB, tim gabungan belum menemukan penumpang lainnya.

Tim gabungan juga belum menemukan fisik KM Sinar Bangun, termasuk belum mengetahui lokasi kapal kayu tersebut tenggelam. “Nanti Basarnas yang akan menentukan di mana lokasinya,” katanya.

Proses pencarian yang dimulai sejak Selasa pagi berjalan lancar tanpa ada gangguan cuaca seperti pada Senin (18/6) malam.

Tim gabungan juga belum mengetahui perkiraan lokasi penumpang KM Sinar Bangun yang tenggelam tersebut karena menjadi kewenangan Basarnas.

Kasiops Kantor SAR Medan M Agus Wibisono di Pelabuhan Tiga Ras, mengatakan, tujuh unit kapal, dua di antaranya kapal penumpang milik warga turut dikerahkan melakukan pencarian sampai radius kira-kira 3,6 kilometer dari titik tenggelam.

Dari proses pencarian hingga Senin malam, tim gabungan telah menemukan 19 penumpang KMSinar Bangun yang satu di antaranya telah meninggal dunia.

Nanum dari laporan   masyarakat dan pihak keluarga yang mengadu, tim gabungan mencatat adanya warga yang kehilangan 128 anggota keluarganya. “Jumlah itu sesuai laporan di posko terpadu di Pelabuhan Tigaras,” ujar Sri Hardianto.

Korban selamat atas nama M Fikri (21), Rahman Saputra (22) dan Sri Santika (26), warga Batubara, Heri Nainggolan (23), Jamuda Sinaga (17), Hermanto Turnip (27), Roni (17), Josua Sinaga (17) dan Juwita (32) Simalungun, Suhendra (22) dan Hafni (29) Pematangsiantar. Korban lainnya, Hernando Lingga (24), Sanri Sianturi (23) dan Dedi Setiawan (22) Deli Serdang, Tiambanus Situmorang (16) Aek Kanopan, Riko Sijabat (26), Toni (29) Kota Pinang, dan Rudi Wibiwo (22) Binjai.

Para korban selamat dalam perawatan tenaga medis di Puskesmas Sipintu Angin Kabupaten Simalungun, Puskesmas Simarmata dan RSUD Hadrianus Sinaga di Kabupaten Samosir.

Tim SAR bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir membuka posko di Pelabuhan Simanindo dan Kabupaten Simalungun di Pelabuhan Tiga Ras.

Sebelumnya, kapal KM Sinar Bangun yang mengangkut puluhan penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin, sekitar pukul 17.30 WIB.

Cuaca Buruk

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara menyatakan, KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba pada Senin (18/6) diduga akibat cuaca buruk. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Riyadil Akhir Lubis di Medan, Selasa (19/6), mengatakan, perkiraan dan dugaan itu berdasarkan keterangan dari salah seorang saksi ber nama Her nando Lingga yang selamat dari peristiwa tersebut.

Dari keterangan penumpang yang berhasil diselamatkan itu, diketahui KMSinar Bangun yang dinaiki telah berlayar sekitar 30 menit dari Pelabuhan Simanindo di Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tigaras di Kabupaten Simalungun. (jn)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN