Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
GeNose C19 adalah alat screening Covid-19 inovasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

GeNose C19 adalah alat screening Covid-19 inovasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Bila Banyak Digunakan, Hasil Tes Covid-19 dengan GeNose Makin Akurat

Rabu, 3 Februari 2021 | 16:14 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro mengatakan, GeNose sebagai alat screening Covid-19 menggunakan artificial intelligence atau mesin learning, maka akurasi dari GeNose akan terus membaik seiring dengan pemakaian yang lebih banyak.

“Jadi konsep mesin learning itu mesinnya yang mempelajari bagaimana melakukan analisa yang lebih akurat,”kata Bambang

Menurut Bambang, ketika semakin banyak data yang masuk, maka akan menjadi lebih akurat hasil screeningnya. Kata Bambang, keakuratan GeNose ini didukung oleh Tim Peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tidak hanya menghasilkan GeNose, tetapi terus meningkatkan programnya.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, (kiri depan) melakukan kunjungan kerja bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua dari kiri depan) ke Stasiun Pasar Senin, Rabu (03/02/2021) untuk meninjau kesiapan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19.
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro, (kiri depan) melakukan kunjungan kerja bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua dari kiri depan) ke Stasiun Pasar Senin, Rabu (03/02/2021) untuk meninjau kesiapan alat deteksi Covid-19 GeNose C-19.

Lanjut dia, peningkatan program ini  untuk memudahkan para pengguna Genose untuk memperbaharui program artificial intelligence(AI) sehingga bisa memperoleh akurasi yang lebih tinggi.

Adapun harga mesin untuk screening GeNose ini, menurut Bambang, ada pada kisaran Rp 62 juta yang bisa digunakan untuk 100.000 kali screening. Setelah itu, alat harus diperbaiki  untuk digunakan screening selanjutnya. 

Diketahui, GeNose C19 adalah alat uji screenig Covid-19 melalui hembusan nafas karya anak bangsa yakni dari Tim Peneliti UGM didukung Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kemenristek/BRIN bersama stakeholder terkait lainnya. GeNose ini resmi diujicobakan pada penumpang pertama kali di Stasiun Pasar Senen pagi tadi dan  juga akan diterapkan di Stasiun Tugu Yogyakarta pada tanggal 5 Februari nanti. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN