Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sebanyak 25 sekolah di Jaksel ujicoba PTM

Sebanyak 25 sekolah di Jaksel ujicoba PTM

25 Sekolah di jaksel Uji Ciba Pembelajaraan Tatap Muka

Rabu, 7 April 2021 | 11:20 WIB
Bayu Marhaenjati

JAKARTA, investor.id - Sebanyak 25 sekolah di Kota Jakarta Selatan, memulai uji coba pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19, hari ini (7/4/2020).

Protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 diterapkan secara ketat di lingkungan sekolah.

Plt Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji, bersama Kasudin Pendidikan Wilayah 2 Jaksel Abdul Rachem, dan pejabat Pemkot Jaksel lainnya, meninjau kegiatan uji coba pembelajaran tatap muka di SMKN 15 Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Hari ini adalah hari pertama piloting pembelajaran tatap muka, di mana Jakarta Selatan terdapat 25 sekolah yang hari ini memulai pembelajaran tatap muka," ujar Isnawa, Rabu (7/4/2021).

Dikatakan Isnawa, SMKN 15 Jakarta Selatan menjadwalkan 112 siswa dari 468 siswa untuk mengikuti pembelajaran tatap muka hari ini. Namun, ada tujuh siswa yang tidak bisa hadir.

"Kebanyakan dari tujuh itu karena sakit, baik yang bersangkutan kurang sehat atau ada kelurganya yang sedang sakit. Jadi setelah berkonsultasi dengan wali kelas tidak disarankan untuk sekolah. Karena sekali lagi kita betul-betul ketat menerapkan protokol kesehatan," ungkapnya.

Isnawa menyampaikan, berdasarkan hasil monitoring SMKN 15 Jakarta telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik seperti menyiapkan handsanitizer, tempat mencuci tangan, dan pengaturan jaga jarak antar-siswa.

"Tadi saya lihat ada yang belajar dan ada yang lagi ujian. Di setiap kelas itu tidak banyak. Paling banyak 10 atau 15 siswa. Dan tadi kegiatan belajar mengajar sudah mulai dari jam 07.00," katanya.

Menurut Isnawa, para siswa menyampaikan perasaan senang bisa kembali belajar tatap muka, setelah satu tahun lebih belajar secara online.

"Nanti ke depan, tentunya dinas pendidikan akan mengevaluasi 25 sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka di Jakarta Selatan," ucapnya.

Isnawa berpesan, kepada kepala sekolah dan guru agar terus mengingatkan anak muridnya untuk menjalankan protokol kesehatan baik di sekolah maupun di luar.

"Kelas-kelasnya juga harus tetap steril, saya minta nanti sekolah melakukan penyemprotan ke meja-meja, ke kursi, ke semua benda-benda yang mungkin sebagai medium anak sekolah pada saat kegiatan belajar mengajar. Alhamdulilah protokol kesehatan bagus berjalan dengan baik, dan kami berharap kasus Covid di Jakarta Selatan semakin turun, semakin landai dan kegiatan tatap muka pembelajaran bisa terus berlangsung," tandasnya.

Pada proses kegiatan pembelajaran tatap muka, SMKN 15 Jakarta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Setiap guru, staf dan siswa yang datang ke sekolah akan diperiksa atau cek suhu terlebih dulu, kemudian diminta mencuci tangan yang berada di depan maupun lorong kelas. Termasuk, wajib menggunakan masker serta jaga jarak.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN