Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo

Ini Alasan Uji Coba Lintasan Road Bike Sudirman-Thamrin

Senin, 7 Juni 2021 | 09:25 WIB
Bayu Marhaenjati

JAKARTA, investor.id  - Dinas Perhubungan DKI Jakarta, menggelar uji coba lintasan road bike di ruas Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, pukul 05.00 hingga 06.30 WIB, mulai hari ini hingga Jumat (11/6/2021) mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, uji coba lintasan road bike merupakan respon dari tingginya animo masyarakat yang menggunakan sepeda di Ibu Kota Jakarta. Diketahui, ada sepeda yang digunakan sebagai life style, olahraga atau sport dan alat transportasi.

Untuk sepeda sebagai alat transportasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah membangun 63 kilometer ruas jalan. Rencananya, Pemprov DKI akan membuat jalur sepeda sepanjang 500 kilometer yang tersebar di lima kota administrasi.

"Kemudian untuk sepeda digunakan sebagai alat sport kita ketahui warga banyak menggunakan jalan Sudirman-Thamrin ini untuk aktivitas olahraga mereka dengan sepeda. Oleh sebab itu Pemprov DKI Jakarta melakukan pengaturan, di mana dengan memperhatikan karakteristik lalu lintas yang ada di kawasan ini, maka dipilih bagi masyarakat yang akan melakukan olahraga dengan sepeda diberikan waktu jam 05.00 sampai jam 06.30 untuk aktivitas dengan perhitungan pada jam tersebut volume lalu lintas yang ada di kawasan ini masih relatif rendah dan memadai untuk mereka beraktivitas bersama-sama dengan pengguna kendaraan bermotor," ujar Syafrin, di Bundaran HI, Jakarta, Senin (7/6/2021).

Beberapa pesepeda road bike terlihat melintas di sebelah kiri jalan.
Beberapa pesepeda road bike terlihat melintas di sebelah kiri jalan.

Dikatakan Syafrin, setelah lewat pukul 06.30 WIB, pesepeda wajib masuk ke dalam jalur khusus yang telah disediakan di sebelah kiri jalan.

"Kami terus melakukan uji coba selama seminggu ke depan, paralel dengan itu kami juga akan melakukan kajian terkait dengan hasil uji coba apakah sudah memadai dari aspek teknis operasional sehingga begitu disusun sebuah regulasi adalah menjadi regulasi yang komprehensif dan aplikatif pada saat diterapkan nantinya," ungkapnya.

"Ini sebagai salah satu upaya kita bersama untuk melihat uji coba dengan kondisi ideal traffic, setelah itu tentu kita akan melakukan perbaikan berdasarkan masukan dari masyarakat pada saat dilakukan uji coba ini," tambahnya.

Syafrin menuturkan, uji coba dilakukan pada hari Senin hingga Jumat karena pada hari itu pegiat sepeda menggunakan ruang jalan bersama dengan kendaraan bermotor.

"Sehingga jika tidak dilakukan pengaturan, maka yang terjadi adalah aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di area ini menjadi terabaikan. Oleh sebab itu, kami melihat bahwa untuk waktu ideal pengaturan terkait dengan lintasan road bike itu disiapkan waktu, dieliminir mereka berada diwaktu itu (05.00-06.30), sehingga setelah 06.30 tidak ada lagi pegiat sepeda yang bercampur dengan kendaraan bermotor. Semuanya pesepada wajib masuk ke jalur sepeda permanen," katanya.

Menyoal berapa jumlah sepeda yang melintas hari ini, Dishub DKI Jakarta baru akan melakukan pendataan.

"Hari ini baru akan dilakukan pendataan secara spesifik pada pukul 05.00 sampai 06.30. Tetapi sebagai ilustrasi bahwa pada hari Minggu kemarin dari setiap uji coba, ada tiga kali uji coba, terjadi peningkatan jumlah pengguna road bike yang signifikan yaitu, pada uji coba pertama sebanyak 1.666 pesepeda road bike yang melintas di JLNT, dan meningkat menjadi 77% pada uji coba kedua yaitu, menjadi 2.499 pesepeda, dan uji coba ketiga kemarin pada tanggal 6 Juni ini kembali meningkat menjadi 4.005 pesepeda atau sebanyak 60,3% peningkatannya," jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta, memfasilitasi ruang  dan waktu kepada pesepeda road bike karena sepeda balap ini memerlukan kecepatan minimum alias tidak bisa terlalu pelan.

"Perlu dipahami bahwa penggiat sepeda road bike ini mereka justru ada kecepatan minimun. Karena itu yang kami fasilitasi adalah waktu dan kemudian di mana mereka boleh berada pada saat melakukan aktivitas dengan kecepatan tinggi. Saat ini memang hanya ada dua tempat yaitu, Senin sampai dengan Jumat uji coba di Sudirman-Thamrin, setiap (akhir pekan) uji coba dilakukan di jalan layang non tol," tandasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN