Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Menag: Takbir Keliling dan Salat Iduladha Zona PPKM Darurat Ditiadakan

Jumat, 2 Juli 2021 | 18:36 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id  - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, memperingati Hari Raya Iduladha di tengah pandemi Covid-19, pemerintah telah memutuskan untuk meniadakan kegiatan takbir keliling dan Salat Iduladha  zona  pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam penetapan PPKM Darurat.

“Dilarang ada takbiran keliling, arak-arakan baik itu jalan kaki jalan kaki maupun kendaraan di dalam masjid juga ditiadakan.  Takbiran  di rumah masing-masing saja. Untuk Salat Id di zona PPKM darurat juga ditiadakan, ” kata Menag pada konferensi pers daring tentang “Pembatasan Pergerakan Masyarakat selama Pelaksanaan Sholat lduladha dan Penyembelihan Qurban”, Jumat (2/7/2021).

Menag menambahkan, peribadatan di tempat-tempat ibadah untuk sementara ditiadakan selama masa PPKM darurat.

Sementara itu, untuk pelaksanaan kurban, Menag mengatakan, Kementerian Agama (Kemag)  mempersiapkan aturan teknis  secara detail  sebagaimana masukan dan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI)  serta  arahan dari  Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy.

“Nanti kita (Kemag, red) akan atur penyembelihan hewan kurban itu di tempat yang terbuka  dibatasi dan yang boleh menyaksikan hanya yang melakukan kurban saja. Yang berkurban yang boleh menyaksikan penyembelihan hewan qurban,” ucapnya.

Menag juga mengatakan, daging kurban yang biasanya pembagiannya sering kali mengundang kerumunan dengan membagi kupon. Untuk Iduladha tahun ini, Kemag telah memutuskan agar pembagian hewan kurban itu harus diserahkan langsung kepada yang berhak ke rumah masing-masing.

“Ini inti dari hasil rapat yang nanti akan nanti akan kita turunkan menjadi surat edaran surat edaran Menteri Agama yang kita sebarkan secara luas,” ucapnya.

Sementara itu, untuk pembatasan Salat Iduladha di luar zona Jawa dan Bali, Menag mengatakan, pihaknya juga telah menyiapkan surat edaran (SE) Menag.

Menag juga menegaskan,  SE bukan hanya mengatur  tempat ibadah umat Islam saja seperti masjid dan mushola, tetapi ada tempat ibadah  untuk agama lain. Dalam hal ini, Kemag sudah menyiapkan peraturan peniadaan peribadatan di tempat- tempat ibadah di luar  agama Islam seperti Pura, Wihara, Klenteng, dan sebagainya. 

“Kita sedang siapkan dan secara bersamaan kita akan sampaikan kepada kawan-kawan media dan pada masyarakat secara umum,” ucapnya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com