Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala PCPEN Airlangga Hartarto dalam pengumuman perpanjangan PPKM Level 4 hingga 16 Agustus. Sumber: BSTV

Kepala PCPEN Airlangga Hartarto dalam pengumuman perpanjangan PPKM Level 4 hingga 16 Agustus. Sumber: BSTV

Pemerintah Siapkan Fasilitas Isoter di Kapal Pelni

Senin, 9 Agustus 2021 | 21:01 WIB
Herman (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id   – Mempertimbangkan masih tingginya jumlah kasus aktif Covid-19, di mana sekitar 80% melakukan isolasi mandiri dengan fasilitas yang kurang memadai, pemerintah tengah menyiapkan fasilitas isolasi terpusat  (isoter) di berbagai wilayah.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintan menyiapkan bantuan fasilitas isolasi terpusat dengan menggunakan kapal Pelni yang disiapkan oleh Kementerian Perhubungan. Untuk rencana tahap awal, fasilitas ini akan disediakan di empat kota yakni Medan, Bitung, Sorong, dan Bandar Lampung.

Advertisement

“Fasilitas isolasi terpusat juga menggunakan fasilitas atau gedung di daerah yang dikoordinasikan oleh Kementerian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, antara lain menggunakan wisma atlet, asrama haji, balai diklat, sekolah, rusun, dan lain-lain,” jelas Airlangga dalam konferensi pers evaluasi dan penerapan PPKM, Senin (9/8/2021).

Airlangga menjelaskan, pembiayaan untuk isolasi terpusat dengan kapal Pelni disiapkan pemerintah pusat melalui program Pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Pembiayan isolasi terpusat ini kerja sama pemerintah daerah, Kementerian Kesehatan, dan BNPB. Yang sudah confirm yaitu Bitung dan Bandar Lampung. Beberapa wilayah yang sudah disiapkan oleh Kempupera juga diharapkan bisa selesai dalam satu-dua minggu ke depan di provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Timur, Nusa tenggara Timur, dan Papua,” paparnya.

Airlangga juga menyampaikan, terjadi peningkatan jumlah kasus aktif Covid-19 di luar Jawa-Bali. Secara jumlah, per 9 Agustus 2021, kasus aktif di Jawa-Bali berkontribusi  53,5% dan luar Jawa-Bali berkontribusi 46,5% dari total kasus aktif nasional. Selama periode 1-9 Agustus 2021, kasus aktif di luar Jawa-Bali meningkat 1,24%, sedangkan di Jawa-Bali turun 27,08%.

Provinsi di luar Jawa-Bali dengan kasus aktif terbesar per 9 Agustus 2021 yani Sumatera Utara (25.065 kasus), Kalimantan Timur (20.116 kasus), Sumatera Barat (14.428 kasus), dan Riau (13.448 kasus).

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN