Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Ini Perubahan Inmendagri untuk Penerapan PPKM Semua Level

Selasa, 7 September 2021 | 23:15 WIB
Fatima Bona

JAKARTA, investor.id  - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah telah  menetapkan perubahan aturan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri)  Nomor 39 Tahun 2021 tentang PPKM level  2 -4  di Pulau Jawa.

Wiku menyebutkan, perubahan dari aturan Inmendagri tersebut adalah pengaturan operasional sektor esensial  pemerintah di semua level  akan merujuk pada  keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men-PAN RB).

Hal ini dengan mulai diterapkan aplikasi PeduliLindungi di supermarket dan hypermarket di semua level. Selain itu, ada perubahan target positivity rate  menjadi 5%  dari sebelumnya 10% melalui upaya testing  terus menerus.

“Secara khusus bagi daerah level 4 sudah tidak diterapkan asesmen nasional bagi satuan pendidikan dan dilakukan uji coba protokol kesehatan  di mal  bagi  seluruh kabupaten/kota di Provinsi  Bali,” ucapnya pada konferensi pers virtual tentang “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia” Selasa (7/9/2021).

Secara khusus untuk daerah  level 3,  Wiku mengatakan, durasi makan di tempat makan baik  berdiri sendiri atau di  dalam fasilitas publik lainnya seperti mal dan fasilitas  olahraga menjadi  maksimal 60 menit.

Pengaturan uji coba protokol kesehatan (prokes)  pada  restoran dan kafe tertutup  kapasitas menjadi 50% dengan waktu maksimal 60 menit. Kemudian, prokes di tempat wisata akan diatur oleh Kementerian pariwisata Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Kesehatan (Kemkes) dengan syarat masuk dalam skrining  PeduliLindungi  melarang anak usia di bawah 12 tahun.

Secara khusus  bagi daerah level 2 yaitu penggunaan PeduliLindungi  pada akses masuk  sektor non esensial  dan  restoran serta kafe  di ruang tertutup. 

“Perubahan waktu makan di tempat  makan tertutup menjadi  maksimal 60 menit,” ucapnya.

Selanjutnya, Wiku menambahkan, Inmendagri No. 40  Tahun 2021  tentang PPKM level 4  di wilayah luar Jawa dan Bali  mengatur perubahan yakni kegiatan asesmen nasional  di sektor pendidikan  sudah tidak dilakukan.

Sedangkan  uji coba prokes di mal serta pusat perbelanjaan  di Kota Banda Aceh, Kota Jambi, Kota Kupang,  Kota Palangkaraya dan Kota Batam  dengan kapasitas 50%  dari jam 10.00  -21.00 waktu setempat. Dalam hal ini, prokes berujung pada pendoman Menteri Perdagangan  dan Kemkes dengan penggunaan PeduliLindungi.

“Nantinya resto atau kafe hanya  melayani delivery atau take away, melarang pengunjung usia dibawah 12 tahun  dan beberapa tempat seperti bioskop, hiburan  dan tempat bermain  masih ditutup,” ucapnya.

Wiku juga menambahkan, adapun Inmendagri No. 42 Tahun 2021 tentang PPKM  level 1-3 di wilayah luar Jawa-Bali dengan inti perubahan yakni secara khusus  bagi  daerah level 3, pengaturan kegiatan makan dan minum di restoran  atau kafe  menjadi 50%.

Sedangkan bagi  daerah level 2 dan 1,  kegiatan belajar mengajar (KBM)  kabupaten/kota berzona merah  tidak lagi melaksanakan asesmen  nasional.

"Perlu diingat  capaian ini jangan sampai menjadikan kita lalai, namun diharapkan  menumbuhkan  sikap sebaliknya, kita perlu cerdas  dan lebih visioner  dalam melihat perkembangan baik ini  dengan memupuk kewaspadaan  tanpa ketakutan  yang berlebihan," ucapnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN