Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: IST

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto: IST

2,7 Juta Warga DKI Belum Divaksin, Ini Kata Anies

Jumat, 10 September 2021 | 14:59 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor,id   - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan sejumlah alasan 2,7 warga berKTP DKI Jakarta atau domisili di DKI Jakarta belum divaksin Covid-19 dosis 1. Pertama, kata Anies, ada warga yang memang tidak atau belum mau divaksin dengan berbagai alasan, seperti tidak yakin dengan vaksin atau khawatir dengan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

“Itu sebabnya bermacam-macam, ada yang memang belum mau vaksin,” kata Anies di Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Kedua, kata Anies, ada juga warga yang belum mau divaksin karena menunggu vaksin jenis tertentu. Berdasarkan pengetahuan atau informasi yang didapatnya, warga mengaku lebih nyaman jika disuntik vaksin jenis tertentu. 

“Yang ketiga, ada juga warga yang tercatat KTP Jakarta, tetapi sudah pindah dari Jakarta, tetapi tidak mau mencabut status KTP-nya. Jadi, KTP-nya tetap berstatus Jakarta, tetapi tidak tinggal lagi di Jakarta,” ungkap Anies.

Alasan lain yang pernah disampaikan Anies adalah ada warga yang sulit meninggalkan pekerjaan kesehariannya. Warga memilih untuk tetap bekerja dibandingkan mengikuti vaksinasi Covid-19 karena jika tidak bekerja maka mereka tidak mendapatkan penghidupan bagi dirinya atau keluarganya. 

“Ada yang karena kendala kegiatan kesehariannya yang membuat mereka tidak mungkin meninggalkan kegiatan sehari-hari (untuk ikut vaksinasi Covid-19),” tutur Anies.

Karena itu, Anies mengatakan perlu kampanye ekstra terhadap warga yang belum yakin dengan vaksinasi Covid-19. Pihaknya telah mengerahkan seluruh jajaran Pemprov DKI hingga tingkat RT-RW serta kader-kader dasawisma untuk memperkuat kampanye, sosialisasi dan mengajak warga door to door untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 ke fasilitas kesehatan setempat atau tempat vaksinasi yang telah disediakan.

“Sekarang itu sudah ada skrining di kelurahan, RT, RW untuk mengecek siapa warga setempat yang belum mendapatkan vaksin. Bagi mereka yang belum, nanti didorong untuk mendatangi tempat vaksinasi,” tutur dia.

Lebih lanjut, Anies mengatakan hingga saat ini sudah sebanyak 10,1 juta warga sudah divaksin dosis 1 di Jakarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6,2 juta merupakan warga KTP DKI Jakarta dan 3,9 juta warga merupakan warga KTP non DKI Jakarta. Tersisa 2,7 juta warga berKTP DKI yang belum divaksin dari target 8,9 sasaran warga DKI divaksin.

“Kita di Jakarta tidak pernah membedakan warga untuk mendapatkan vaksin berdasarkan KTP-nya. Karena itulah kalau ada warga untuk mendapatkan vaksinasi, walaupun tidak berKTP Jakarta, tetap diberikan vaksinasi. Vaksinasi ini adalah kegiatan kemanusiaan, yang siapapun jika secara medis dinyatakan layak menerima vaksin, maka akan diberikan vaksinasi. PR kita adalah ada 2,7 juta orang yang tercatat berKTP DKI Jakarta belum divaksin. Ini harus kita jangkau semuanya,” pungkas Anies.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN