Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam webinar Switching Sunset Industry to Sustainable Biological Vaccine Industry yang digelar Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung, Sabtu (18/9/2021).

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam webinar Switching Sunset Industry to Sustainable Biological Vaccine Industry yang digelar Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung, Sabtu (18/9/2021).

Hadapi Beban Ganda Penyakit, Luhut Dorong Pengembangan Vaksin

Sabtu, 18 September 2021 | 11:43 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, adanya pandemi Covid-19 telah memberikan banyak pelajaran, terutama kurangnya kesiapan Indonesia saat awal pandemi mulai menyerang, antara lain terkait jumlah laboratorium yang sedikit, tenaga kesehatan yang terbatas, serta ketergantungan obat yang menyulitkan penanganan pandemi.

Karenanya, dalam jangka panjang perlu dilakukan reformasi sistem kesehatan demi masa depan Indonesia yang lebih baik. Antara lain melalui pengembangan vaksin untuk berbagai penyakit. Meskipun vaksin tidak bisa 100% mencegah penyakit, namun dalam kasus Covid-19 banyak kematian yang bisa dicegah setelah melakukan vaksinasi.

Saat ini vaksin Merah Putih untuk melawan Covid-19 juga tengah dikembangkan di berbagai universitas. Selain itu juga ada upaya pembuatan vaksin dalam negeri oleh beberapa perusahaan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Saya mengapresiasi dan mendorong berbagai upaya tersebut. Ke depannya, selain untuk vaksinasi Covid-19, pengembangan vaksin untuk menyakit lainnya juga akan krusial, mengingat Indonesia sedang dalam tren double burden of diseases, di mana masyarakat terkena ancaman penyakit menular dan juga penyakit tidak menular akibat pola hidup,” kata Luhut dalam webinar “Switching Sunset Industry to Sustainable Biological Vaccine Industry” yang digelar Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung, Sabtu (18/9/2021).

Beberapa vaksin yang direncanakan akan dibuat oleh Indonesia antara lain tuberculosis atau TBC, typus, hingga vaksin untuk mencegah kanker serviks. Melihat pentingnya vaksin tersebut dan vaksin lainnya untuk masa depan Indonesia, pemerintah Indonesia juga menawarkan berbagai insentif, baik fiskal maupun non fiskal dalam investasinya di Indonesia.

“Insentif yang kami tawarkan antara lain tax holiday, kemudahan berizin, super tax deduction untuk R&D. Selain itu, pemerintah juga akan menyiapkan Kawasan Industri Batang sebagai kawasan industri farmasi, sehingga perusahaan dapat memproduksi dengan biaya yang lebih rendah,” ungkap Luhut.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN