Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi jagung. (Dok. Kemtan)

Ilustrasi jagung. (Dok. Kemtan)

Masuki Panen Raya, Pasokan Jagung dari Luar Jawa Siap

Senin, 27 September 2021 | 21:20 WIB

JAKARTA, investor. id - Panen raya jagung berlangsung di sejumlah sentra di luar pulau Jawa. Ini artinya, para petani mulai memetik hasil, di mana jagung yang mereka tanam siap untuk dijual dan dipasok ke sentra ternak di Jawa. Diketahui, jagung adalah komoditas penting dalam menjaga ketersediaan daging dan telur ayam.

Di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, panen raya terjadi hampir di semua sentra. Terutama di Desa Kotaraja yang memiliki dataran rendah dengan kondisi tanah kering. Begitu juga dengan Desa Rappang, Kecamatan Tapango, Polawali Mandar, Sulawesi Barat. Di sana, jagung pakan dalam kondisi aman dan terkendali.

Kepala Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Ramdhan Pade mengatakan bahwa berdasarkan data yang dimiliki, luasan panen pada September 2021 ini diperkirakan mencapai 42.919 haktare dengan produksinya sebanyak 119.341 ton pipil kering (PK).

Adapun dalam panen ini, disebutkan Ramdhan, akan memiliki surplus besar karena iklim yang cukup bersahabat dan jadwal tanam yang terpola dengan baik.

"Terkait hal ini, saya mengajak pihak-pihak yang meragukan ketersediaan jagung agar datang langsung ke wilayah kerja saya (Gorontalo)," katanya, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Senin (27/9).

Menguatkan pernyataan ini, produksi pakan di perusahaan besar Charoen Pokphand juga dalam kondisi yang melimpah. Setidaknya ada 12.000 ton pakan jagung yang tersedia secara baik. Hal ini diungkapkan langsung oleh kepala perwakilan wilayah Charoen Pokphand Provinsi Gorontalo, Rizki.

"Bahwa memang betul di gudang kami ada stok pakan jagung sebanyak 12 ribu ton," katanya.

Sementara itu, Andika perwakilan PT SEGER Agro Nusantara cabang Gorontalo mengatakan bahwa ada sekitar 3.000 ton pakan jagung yang tersimpan di gudangnya. Andika menambahkan bahwa harga pembelian jagung dari masyarakat sekitar Rp. 5.000/Kg PK.

Stok tersebut akan terus bertambah seiiring masa musim panen di wilayah Gorontalo.

Sebelumnya, Direktur Serealia, Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kemtan) Ismail Wahab mengapresiasi kinerja dinas pertanian baik provinsi maupun kabupaten/kota dan stakeholder dalam mengantisipasi kelangkaan stok jagung. Karena itu, Kemtan bersama pemda dan stakeholder akan terus me-monitoring penyerapan hasil panen di lapangan.

"Dari data dan laporan yang masuk ke kami ternyata masih ada panen jagung yang tentunya sangat mampu mencukupi kebutuhan peternak. Kita pastikan kebutuhan peternak tercukupi untuk 3 bulan mendatang," tutupnya.

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : PR

BAGIKAN