Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wakil Presiden Maruf Amin

Wakil Presiden Maruf Amin

Indonesia Harus Beri Contoh Nyata Atasi Perubahan Iklim

Selasa, 28 Desember 2021 | 13:47 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id  - Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin mengatakan Indonesia harus bisa memberikan contoh nyata upaya mengatasi perubahan iklim serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Apalagi Indonesia menjadi presidensi di G20.

“Dalam rangka Presidensi Indonesia di G20, Indonesia harus dapat memberikan contoh dalam bekerja sama mengatasi perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan dengan tindakan nyata,” kata Wapres Ma’ruf Amin dalam acara anugerah lingkungan PROPER 2021, Selasa (28/12/2021).

Penanganan perubahan iklim harus bergerak maju seiring dengan penanganan berbagai tantangan global lainnya, seperti pengentasan kemiskinan dan pencapaian target SDGs.

“Saya mengharapkan peran aktif kalangan dunia usaha dalam mengatasi masalah perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan,” kata Wapres.

Salah satunya adalah agar pelaku industri turut berpartisipasi dalam rencana target Indonesia Forestry and Other Land Use Net Sink 2030 untuk mengurangi dampak buruk perubahan iklim. Karena Indonesia berkomitmen tinggi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca. Serta berkomitmen untuk mendukung target Indonesia mencapai Net-Zero Emission pada tahun 2060.

Bagi Wapres, langkah ini juga wajib dilakukan terkait upaya mencapai lingkungan hidup lestari.

Hal lainnya yang disebut wapres adalah, semakin banyak perusahaan yang menyadari pentingnya peranan mereka dalam pengelolaan lingkungan hidup. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya perusahaan yang mendapat peringkat EMAS, HIJAU, dan BIRU.

“Untuk tahun ini, persentase ketaatan PROPER mencapai 75%, dan berhasil melahirkan 691 inovasi, dengan inovasi terbanyak di bidang efisiensi energi. Saya berharap prestasi ini terus dijaga dan ditingkatkan,” ujarnya.

“Jika ada perusahaan yang masih mendapatkan peringkat MERAH, saya meminta untuk bekerja keras demi mengejar ketertinggalannya, sehingga dapat memenuhi standar lingkungan  sebagaimana tertuang dalam berbagai peraturan pemerintah,” tegasnya.

Wapres mengatakan PROPER kali ini mencatat capaian penghematan biaya hingga lebih dari Rp100 triliun, melalui upaya efisiensi air dan energi, penurunan emisi dan beban pencemaran, serta reduksi limbah, baik B3 maupun non-B3.

Selain itu, PROPER ini juga berhasil menginisiasi dana bergulir dengan nilai mencapai Rp2,6 triliun, atau sekitar 2,5% dari total capaian penghematan sehingga mampu memberdayakan masyarakat di sekitar perusahaan.

“Saya berharap upaya pemberdayaan masyarakat ini menjadi program yang berkelanjutan, dan jumlah dana yang digulirkan semakin meningkat, sehingga masyarakat sekitar perusahaan semakin berdaya,” bebernya.

Untuk diketahui, PROPER adalah penilaian kinerja pengelolaan lingkungan suatu perusahaan yang memerlukan indikator yang terukur. Penerapannya dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Wapres berharap Kementerian itu dapat terus mempertahankan prestasi dan meningkatkan upaya-upaya mengawal dan mengelola lingkungan hidup lestari di tanah air. Termasuk juga mendorong produk perundang-undangan yang diperlukan.

“Antara lain yang saat ini masih menjadi PR adalah peraturan perundang-undangan tentang percepatan pemulihan lingkungan akibat aktivitas pertambangan,” tandas Wapres.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN