Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Jokowi di Pertemuan Tahunan OJK, Kamis (20/1/2022). Foto: Tangkapan layar youtube

Presiden Jokowi di Pertemuan Tahunan OJK, Kamis (20/1/2022). Foto: Tangkapan layar youtube

Jokowi: Sudah 301 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Disuntikkan

Kamis, 20 Januari 2022 | 12:23 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id   – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan hingga saat ini sudah ada sebanyak 301 juta dosis vaksin Covid-19 yang disuntikkan kepada masyarakat. Ia bersyukur pelaksanaan vaksinasi terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Pencapaian vaksinasi juga terus meningkat. Pagi tadi saya mendapatkan laporan sudah disuntikkan 301 juta vaksin pada rakyat kita,” kata Jokowi dalam sambutan di acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan dan Peluncuran Taksonomi Hijau, Kamis (20/1/2022).

Pertemuan Tahunan OJK, Kamis (20/1/2022). Foto: Tangkapan layar youtube
Pertemuan Tahunan OJK, Kamis (20/1/2022). Foto: Tangkapan layar youtube

Dari jumlah tersebut, dirincikan Jokowi, untuk dosis 1 sebanyak 85% dan dosis 2 ada sebanyak 58%. Sedangkan vaksinasi penguat atau booster sudah dimulai sejak 12 Januari 2022.

“Vaksin penguat booster juga sudah kita selesaikan dan telah kita mulai sejak 12 Januari 2022 yang lalu,” ujar Jokowi.

Kepala Negara menerangkan penanganan pandemi yang semakin baik ini harus dipakai untuk membangkitkan optimisme, memberikan keyakinan dan kepercayaan yang lebih besar pada masyarakat dan kepada para pelaku usaha, untuk segera melanjutkan aktivitas ekonomi dan aktivitas aktivitas produktif lainnya.

Kendati demikian, Jokowi meminta seluruh pelaku usaha terus waspada terhadap perkembangan pandemi Covid-19 yang telah mengakibatkan terjadinya dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Kondisi ini mengakibatkan kelangkaan pangan, energi dan kontainer, serta kenaikan inflasi dan harga produsen.

“Saya kira persoalan-persoalan itu harus terus kita ikuti karena dampaknya pasti ada terhadap negara kita,” terang Jokowi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN