Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat mendampingi Presiden memeriksa pasukan dalam acara Upacara Penetapan Komponen Cadangan di Pusdiklatpassus, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis, 7 Oktober 2021 lalu. Foto ilustrasi: Tangkapan Layar video BPMI Setpres

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat mendampingi Presiden memeriksa pasukan dalam acara Upacara Penetapan Komponen Cadangan di Pusdiklatpassus, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis, 7 Oktober 2021 lalu. Foto ilustrasi: Tangkapan Layar video BPMI Setpres

Menhan Pastikan Program Komponen Cadangan Dilanjutkan di 2022

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:20 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id  – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto memastikan program komponen cadangan akan dilanjutkan di tahun 2022. Keputusan ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan tindak lanjut dari upaya pencapaian sasaran kebijakan yang telah ditetapkan dalam kebijakan pertahanan negara tahun 2021.

“Kebijakan pertahanan negara tahun 2022 merupakan hasil evaluasi dan tindak lanjut dari upaya pencapaian sasaran kebijakan yang telah ditetapkan dalam kebijakan pertahanan negara tahun 2021,” kata Prabowo dalam rapat pimpinan (rapim) Kementerian Pertahanan tahun 2022 di kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Sejumah sasaran kebijakan yang masih berlangsung dan akan dilanjutkan di tahun 2022, kata Prabowo, diantaranya kebijakan pembentukan komponen cadangan dan perataan komponen pendukung, kebijakan pembangunan postur TNI, perwujudan wilayah pertahanan yang bertumpu pada pulau-pulau besar, pembangunan sistem logistik yang terdesentralisasi dan penguatan pertahanan di wilayah selat-selat strategis.

Kendati demikian, lanjut Prabowo, seiring dengan perkiraan munculnya berbagai ancaman sebagai dampak perkembangan lingkungan strategis, ada beberapa sasaran kebijakan mengalami perubahan.

Dengan kondisi tersebut, maka rapat pimpinan Kementerian Pertahanan tahun 2022 mengambil tema Konsolidasi Pembangunan Kekuatan Perrtahanan Negara.

“Tema ini mengandung makna bahwa kita beserta seluruh komponen bangsa harus bersinergi untuk dapat menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa guna menghadapi berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan di masa depan,” ujar Prabowo Subianto.

Dengan kerja sama seluruh komponen bangsa serta adanya profesionalisme dan pengelolaan pertahanan dan keamanan, menurut Prabowo akan dapat menjamin keberlangsungan pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural yang berkelanjutan serta pertahanan negara yang kokoh menuju Indonesia maju.

Seperti diketahui, awal Oktober tahun lalu, Presiden Joko Widodo meresmikan pembentukan Komponen Cadangan Angkatan 2021 di Pusdikpassus, Batujajar, Jawa Barat. Sebanyak 3.103 orang menjadi angkatan pertama Komcad sesuai Undang-Undang Nomor 23 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional.

Mereka terdiri atas rekrutan Rindam Jaya (500 orang), Rindam 3 Siliwangi (500 orang), Rindam IV Diponegoro (500 orang), Rindam V brawijaya (500 orang), Rindam XII Tanjungpura (499 orang), dan Universitas Pertahanan (604 orang).

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN