Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: BSTV

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: BSTV

Pemerintah Belum Terapkan PPKM Darurat karena Masih Terkendali

Senin, 24 Januari 2022 | 16:30 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id   – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pemerintah belum menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, meskipun kasus harian Covid-19 akibat Omicron mengalami peningkatan.

Luhut mengungkapkan meski ada tren kenaikan kasus, ia menjamin pemerintah memiliki kendali penuh atas penyebaran kasus Omicron di Indonesia.

"Sampai saat ini pemerintah belum berpikir untuk memberlakukan PPKM Darurat lagi atau lockdown,” kata Luhut saat memberikan keterangan pers seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) tentang evaluasi PPKM yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual, Senin (24/1/2022).

Sejak Omicron ditemukan di Indonesia, ia melihat belum ada tanda-tanda kenaikan kasus harian yang cukup tajam, seperti yang dialami negara-negara lain di dunia.

“Sejak varian Omicron ditemukan di Indonesia, belum terlihat tanda-tanda kenaikan kasus yang cukup eksponensial seperti yang terjadi di negara-negara lain di dunia. Kasus kematian harian di Jawa-Bali dalam 14 tahun terakhir ini masih pada tingkat yang sangat rendah,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

Kendati demikian, lanjut Luhut, pemerintah memperkirakan kasus di Indonesia akan terus meningkat, namun dengan angka kematian lebih rendah. Hal itu berdasarkan hasil trajectory kasus Covid-19 di Afrika Selatan.

“Tingkat vaksinasi yang lebih tinggi dari Afrika Selatan dan penggunaan Peduli Lindungi jadi salah satu faktor. Dan lebih dari itu kita merasa bangsa kita ini masih lebih disiplin dari bangsa lain,” jelas Luhut.

Untuk itu, ia menegaskan dalam penanganan dan pengendalian Covid-19, khususnya varian Omicron, pemerintah akan terus menggunakan assessment level untuk memberlakukan pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat.

Luhut meminta pemerintah daerah taat pada assessment level yang dikeluarkan pemerintah pusat dan menaati setiap kewajiban yang dituangkan untuk mencegah dampak buruk di kemudian hari.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN