Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: BSTV

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Sumber: BSTV

Masa Karantina PPLN Dosis Lengkap hanya 5 Hari

Senin, 31 Januari 2022 | 16:09 WIB
Lenny Tristia Tambun (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id  – Pemerintah mengubah masa karantina untuk pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dari 7 hari menjadi 5 hari, bagi PPLN yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap (dua dosis).

Sedangkan yang baru mendapatkan dosis pertama, tetap harus menjalani masa karantina selama 7 hari.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali sekaligus Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan persnya seusai mengikuti rapat terbatas (ratas) tentang evaluasi PPKM yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual, Senin (31/1/2022).

Baca juga: Wiku: Kapasitas Karantina PPLN Masih Cukup 

Luhut mengatakan, pihaknya telah mendapatkan data bahwa pengetatan pintu masuk berhasil menahan laju masuknya Omicron ke Indonesia. Karena itu, perlu ada perubahan strategi seiring dengan lebih tingginya kasus akibat transmisi lokal.

“Untuk itu pemerintah mengubah aturan karantina 7 hari menjadi 5 hari, dengan catatan bahwa WNI dan masuk Indonesia wajib vaksin lengkap,” kata Luhut Binsar Pandjaitan.

Dijelaskannya, bagi WNI yang baru melaksanakan vaksinasi dosis pertama tetap harus menjalani karantina 7 hari.

Baca juga: Ini Syarat Dispensasi Karantina bagi WNI dan WNA

“Kebijakan ini dilakukan mengingat sebagian besar varian PPLN adalah Omikron dan berbagai riset telah menunjukkan inkubasi dari varian ini berada di sekitar tiga hari,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

Langkah menurunkan hari karantina ini, lanjut Luhut, juga mempertimbangkan perlunya realokasi sumber daya yang dimiliki pemerintah. Diantaranya, Wisma Atlet Kemayoran yang tadinya digunakan untuk karantina PPLN akan disiapkan untuk isolasi terpusat (isoter).

“Seiring dengan isoter yang diprediksi meningkat untuk kasus konfirmasi positif orang tanpa gejala dan bergejala ringan,” terang Luhut Binsar Pandjaitan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN