Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkeu/Ketua KSSK, Sri Mulyani Indrawati.

Menkeu/Ketua KSSK, Sri Mulyani Indrawati.

Dana Program LPDP Capai Rp14,9 Triliun Sejak 2012

Sabtu, 26 Februari 2022 | 07:42 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan realisasi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sejak 2012 sampai 2021 mencapai Rp14,9 triliun. Dana sebesar itu  diberikan kepada 29.872 orang awardee atau penerima.

“Beasiswa yang dialokasikan dari pengelolaan dana abadi sejak 2012 sampai 2021 telah mencapai Rp14,9 triliun," ujar Sri Mulyani dalam acara Pembukaan Beasiswa LPDP 2022 di Jakarta, Jumat (25/2).

Pemerintah juga telah melakukan kontrak pendanaan untuk 1.668 pendanaan dibidang penelitian dengan nilai Rp 1,4 triliun. Dana ini dikelola untuk  memberikan peluang bagi kegiatan pendidikan, penelitian, kebudayaan dan dari sisi perguruan tinggi di  untuk terus memperbaiki dirinya dan kualitas sumber daya manusia.

Sejauh ini, jumlah penerima beasiswa LPDP telah mencapai 29.872 orang, yang  berasal dari berbagai komponen, background maupun daerah di Indonesia. Sebanyak 61,9% alumni programLPDP bekerja di sektor publik seperti bidang akademisi, peneliti, ASN, TNI dan Polri.  Sedangkan 35,8%  bekerja di sektor swasta dan 2,3%  sisanya bekerja di bidang sosial.

Menurut Sri Mulyani, penerima beasiswa LPDP yang sebanyak 29.872 orang tersebut ternyata baru 0,01% dari penduduk Indonesia. "Pemberian beasiswa LPDP merupakan salah satu upaya negara berinvestasi kepada masyarakat dengan harapan dapat menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Ini tidak sekadar membagi beasiswa tapi upaya negara menginvestasikan kepada Anda. Kami mengharapkan hasil Anda menjadi manusia berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, ia memastikan pemerintah akan terus melakukan kolaborasi dalam mengelola program LPDP seperti pda tahun ini terdapat kolaborasi bersama Kemendikbud Ristek, Kemenag dan BRIN.

Untuk mengelola dana transparan, ia meminta kepada jajaran pengurus LPDP untuk terus menyampaikan ke publik terkait pengelolaan dananya, proses seleksi penerima beasiswa termasuk kriterianya. “Jadi LPDP bisa merespon dari kebutuhan pembangunan  jangka pendek maupun jangka menengah dan panjang,” tegasnya.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN