Menu
Sign in
@ Contact
Search
Burhanuddin Muhtadi. (Foto: Antara/Beritasatu.com)

Burhanuddin Muhtadi. (Foto: Antara/Beritasatu.com)

Indikator Politik: Prabowo, Ganjar, dan Anies Duduki 3 Peringkat Teratas

Minggu, 3 April 2022 | 20:06 WIB
Lenny Tristia Tambun (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Survei Indikator Politik Indonesia mengungkapkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menduduki 3 peringkat teratas.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan, hingga sejauh ini masih menjadi alternatif utama pilihan warga sebagai calon pemimpin nasional untuk periode berikutnya.

Pada simulasi 33 nama calon presiden, Prabowo mendapatkan dukungan suara terbanyak mencapai 21,9%. Disusul Ganjar Pranowo sebanyak 19,8% dan Anies Baswedan 16,4%.

Sementara itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 5,4%, Ridwan Kamil 5,3%, Sandiaga Uno 4%, dan nama-nama calon presiden lain berada di bawah angka 3%.

“Dalam berbagai simulasi pilihan nama, tampak tiga nama di atas konsisten mendapat dukungan terbesar ketimbang nama-nama lainnya. Tapi dalam beberapa bulan terakhir, tampak tren dukungan terhadap ketiganya cenderung stagnan,” kata Burhanuddin Muhtadi dalam Penyampaian Hasil Survei Nasional Indikator bertajuk “Trust terhadap Institusi Politik, Isu-isu Mutakhir dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu Serentak 2024: Temuan Survei Nasional 11 - 21 Februari 2022”, Minggu (3/4/2022).

Baca juga: SMRC: Mayoritas Publik Tolak Ide Penundaan Pemilu

Hal yang juga terjadi ketika jumlah calon presiden dikerucutkan menjadi 19 nama. Lagi-lagi, Prabowo berada di peringkat pertama dengan dukungan mencapai 22,4%, Ganjar sebesar 21,6%, dan Anies Baswedan 17,1%. “Untuk nama-nama lain seperti AHY, Ridwan Kamil, Sandiaga, dan lainnya masih berada di bawah 10%,” ujar Burhanuddin.

Kondisi berbalik terjadi ketika nama calon presiden dipersempit menjadi 7 nama. Survei mencatat Ganjar berada di posisi pertama dengan dukungan sebesar 27,6%, disusul posisi kedua Prabowo mencapai 27,4%, dan Anies Baswedan 22%. Sementara itu, AHY 22%, Erick Thohir 2,4%, Puan Maharani 1,8%, dan Airlangga Hartarto 0,9%.

“Bila dilihat tren simulasi 6-7 nama capres, Prabowo dan Ganjar stagnan. Anies sedikit menguat. Erick Thohir stagnan setelah melemah pada tengah tahun lalu, dan Airlangga serta Puan juga stagnan,” terang Burhanuddin.

Untuk simulasi 3 nama, Burhanuddin melihat tidak banyak perubahan yang berarti. Posisi pertama tetap diduduki oleh Prabowo Subianto sebesar 32,7%. Jumlah dukungannya menurun bila dibandingkan Desember 2021 yang mencapai 35,4%.

Posisi kedua ada Ganjar Pranowo sebesar 30,8% yang mengalami penurunan bila dibandingkan Desember 2012 sebesar 31,6%.

Posisi ketiga ada Anies Baswedan dengan dukungan sebesar 24,9% yang mengalami sedikit peningkatan bila dibandingkan Desember 2021 sebesar 24,4%.

Baca juga: KPU Paparkan E-voting Belum Bisa Diterapkan di Pemilu 2024

Burhanudiin menerangkan Prabowo Subianto sudah dikenal oleh semua warga sebanyak 98%, Anies Baswedan sudah dikenal oleh sekitar 83% warga, dan Ganjar Pranowo baru dikenal oleh sekitar 65.3% warga. “Sehingga ada gap popularitas yang cukup besar di antara Prabowo, Anies dan Ganjar,” papar Burhanuddin Muhtadi.

Pada kelompok warga yang sekaligus mengenal Prabowo Subianto, lanjutnya, juga mengenal Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, pada simulasi pilihan 3 nama, dukungan terhadap Ganjar unggul jauh dari pesaingnya. Anies Baswedan sedikit menguat, dan Prabowo Subianto melemah sehingga tertinggal jauh.

“Efek popularitas Ganjar yang masih jauh lebih rendah ketimbang dua nama utama lainnya tampak positif bagi dukungannya, sehingga jika ke depan tingkat keterkenalan Ganjar Pranowo sudah mengimbangi, dengan kualitas popularitas yang sama, maka Ganjar berpotensi mengungguli dua pesaing utamanya,” tutur Burhanuddin Muhtadi.

Tapi, kata Burhanuddin, arah dukungan partai akan menjadi penentu utama, terutama partai-partai besar. Jika ke depan arah dukungan partai bisa lebih jelas, distribusi dukungan terhadap calon-calon presiden kemungkinan akan semakin berdinamika.

Baca juga: Survei: Ganjar Pranowo Kalahkan Prabowo Hingga Puan Maharani di Jatim

“Arah dukungan partai akan menjadi penentu siapa calon pemimpin nasional yang akan menjawab tantangan-tantangan persoalan bangsa untuk periode selanjutnya,” tukas Burhanuddin Muhtadi.

Survei nasional ini dilakukan pada 11-21 Februari 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebanyak 1.200 orang. Sampel berasal dari seluruh Provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel basis 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error/MoE) sekitar ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com