Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Andra Septyano. (Foto: Istimewa)

Andra Septyano. (Foto: Istimewa)

Andra Septyano, Lulusan PKW yang Sukses Kembangkan Bisnis Sablon Kaos

Rabu, 6 Juli 2022 | 18:00 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Andra Septyano (20), menjadi salah satu peserta program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Angkatan 2021. Ia tuntas mengikuti kursus selama tiga bulan, lalu membuka bisnis sablon kaos.

Andra mengatakan, PKW sangat membantu siswa seperti dirinya yang tidak menyelesaikan pendidikan formal untuk tetap mendapat keahlian dan terserap lapangan kerja atau membuka usaha sendiri.

Advertisement

“Saya kalau tidak mengikuti PKW ini enggak tahu mau menjadi apa,” ucapnya saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (5/7).

Program PKW adalah layanan pendidikan melalui kursus dan pelatihan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengelola potensi diri dan lingkungan yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha. Program PKW ini diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Andra mengaku pernah mengenyam pendidikan formal di SMK Karya Teknika yang terletak di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Namun Andra tidak sempat menyelesaikan pendidikan formalnya di sekolah itu.

Selama tidak bersekolah, aktivitas keseharian Andra menjadi juru parkir di sebuah rumah makan pada siang hingga sore hari. Ia mengaku mendapat upah rata-rata Rp 50.000 per hari

Selain menjadi juru parkir, Andra juga mengamen pada malam hari. Kegiatan mengamen ini dilakukan semenjak masih duduk di bangku sekolah. Ia mengaku mulai mengamen ketika ia mulai merokok, sehingga memutuskan untuk mencari uang sendiri.

Ngamen ini sudah saya lakukan saat saat masih sekolah. Jadi saya enggak minta uang orang tua untuk membeli rokok. Saya ngamen di lampu merah sampai dapat Rp 25.000 itu posisi saya masih sekolah,” kata Andra.

Ketika Andra tengah menjaga parkir pada bulan Oktober 2020, ia berkenalan dengan seorang teman. Dari temannya tersebut, ia mendapat informasi mengenai program PKW.

Adapun program PKW dilakukan di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Ismia Karanganyar. Program PKW di LKP tersebut menawarkan kursus menjahit dan menyablon.

Andra yang pernah bekerja paruh waktu di usaha sablon kaos kenalannya ketika masih di bangku SMP menyambut baik informasi tersebut. Ia memiliki ketertarikan pada kursus menyablon.

Dengan begitu, setelah mendapat informasi tersebut, ia menyampaikan kepada keluarga dan mendapat respons positif.

“Orang-orang yang saya sayangi menyuruh saya mengikuti kursus. Daripada saya enggak punya ijazah, saya ikut saja kursus. Insyaallah saya punya bakat menjahit atau menyablon,” ujarnya.

Setelah mengikuti kursus menjahit dan menyablon selama 3 bulan, Andra dinyatakan lulus dan mendapatkan modal usaha dari program PKW berupa mesin jahit.

Berkat keahlian diperoleh dari tempat kursus, Andra membuka usaha sablon. Awalnya, ia mendapat orderan pesanan menyablon kaus satuan dari teman-temannya. Kini, ia telah mendapat pesanan sablon kaos dalam jumlah banyak dari komunitas.

“Setelah lulus dari PKW itu, saya mencoba nyablon kaos satuan dengan harga awal Rp 50.000. Sekarang Rp 65.000 hingga 75.000 per buah,” ujarnya.

Kebanjiran pesanan, Andra mengatakan tidak mau mengecewakan pelanggannya, dengan begitu ia kembali menjalin kerja sama dengan usaha sablon tempat ia belajar menyablon kaos pertama kali ketika SMP.

“Saya masih belajar, jadi belajar di teman saya sudah lama usaha sablon. Jadi saya yang punya pelanggan dan saya memasukkan ke tempat teman saya kalau pesanan banyak. Kalau pesanan satuan saya kerjakan sendiri,” ucapnya.

Andra menyatakan dari hasil usaha sablon kaos tersebut, ia mendapat omzet Rp 5 juta hingga 7 juta per bulan. Oleh karena itu, Andra sangat bersyukur mendapat kesempatan kursus program PKW angkatan 2021. Ia dapat mengubah taraf hidupnya dari tukang parkir hingga menjadi wiraswasta terampil.

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN