Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo.

Infrastruktur Konektivitas Buka Keterisolasian Pulau Nias

Rabu, 6 Juli 2022 | 23:50 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

NIAS BARAT, investor.id - Presiden Jokowi melanjutkan kunjungan kerjanya di Provinsi Sumatera Utara dengan meninjau infrastruktur Jalan Nasional Lingkar Nias dan Jembatan Idano Sibolou di Kabupaten Nias Barat, Rabu (6/7/2022). Infrastruktur konektivitas itu bertujuan membuka keterisolasian wilayah barat dan utara Pulau Nias, serta mengurangi kemiskinan ekstrem.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara, Brawijaya saat memberikan pemaparan kepada Presiden Jokowi, mengatakan, pihaknya akan menangani jalan sepanjang 24 kilometer pada 2023. Jalan tersebut merupakan bagian dari Jalan Lingkar Nias yang menghubungkan kota dan kabupaten di Pulau Nias.

Advertisement

"Selain itu, kami akan melakukan penanganan dari Kota Gunungsitoli menuju ke Nias Barat, Lahomi menuju ke Sirombu. Ini adalah jalan provinsi sebetulnya, pemutihan," kata Brawijaya.

Dia menambahkan, Jembatan Idano Sibolou yang memiliki panjang 50 meter telah selesai dibangun pada 2021. Jembatan tersebut dibangun dengan anggaran Rp13,74 miliar.

Menurut Brawijaya, selain untuk membuka keterisolasian wilayah barat dan utara Nias, pembangunan infrastruktur konektivitas di Pulau Nias ditujukan untuk mengurangi kemiskinan ekstrem.

Sejumlah kabupaten di Pulau Nias ditetapkan sebagai daerah tertinggal sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal 2020-2024. Beberapa kabupaten di pulau itu juga tergolong daerah dengan kemiskinan ekstrem.

Guna mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem, pemerintah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu upaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendukung hal tersebut.

Presiden Jokowi pada kegiatan itu antara lain didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN