Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

10.750 Pekerja Anak akan DIkembalikan di Sekolah

Selasa, 14 Februari 2012 | 12:47 WIB
Antara

JAKARTA - Sebanyak 10.750 pekerja anak dari 84 kabupaten di 21 provinsi akan dikembalikan ke sekolah selama 2012, jumlah ini meningkat lebih dari 300% dibanding 2011 lalu yang berhasil menarik 3.360 anak.

“Dari tahun ke tahun, jumlah pekerja anak yang terfasilitasi ke pendidikan meningkat cukup signifikan. Hal tersebut disebabkan adanya peningkatan koordinasi dan kerjasama antar instansi terkait terutama dalam pengembalian pekerja anak ke pendidikan," kata Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (PPK) Kemnakertrans Muji Handaya di Jakarta, Selasa.

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) mulai melaksanakan penarikan pekerja anak untuk mendukung program kerja Pengurangan Pekerja Anak dalam rangka mendukung Program Keluarga Harapan (PPA-PKH) 2012.

Pada 2012 ini, Kemenakertrans menargetkan penarikan 10.750 pekerja anak, meningkat dibandingkan tahun 2011 yang berhasil menarik 3.360 pekerja anak, atau mencapai 100% target.

Pasca penarikan pekerja anak dari dunia industri, sebanyak 3.032 anak atau 90,2% target berhasil difasilitasi ke lembaga pendidikan.

Sementara itu, penarikan pekerja anak sejak tahun 2008 sampai 2011 mencatat sejumlah 11.213 anak berhasil dikeluarkan dari dunia kerja dan sebagian besar dapat dikembalikan ke dunia sekolah.

Kegiatan PPA-PKH dimulai sejak 2008 dengan target penarikan pekerja anak sebanyak 4.853 anak di 48 kabupaten/kota di 7 provinsi dengan realisasi penarikan mencapai 4.850 anak atau 100%.

Namun jumlah yang berhasil dikembalikan ke dunia pendidikan pada 2008 hanya mencapai 1.523 anak atau 32%. "Hal tersebut disebabkan belum optimalnya koordinasi dengan instansi terkait khususnya dalam pengembalian pekerja anak ke dunia pendidikan," ujar Muji.

Pada 2010, Kemnakertrans melaksanakan penarikan pekerja anak dengan target 3.000 anak di 50 kota/kabupaten di 13 provinsi dengan realisasi penarikan pekerja anak mencapai 3.000 anak atau 100% dan jumlah yang terfasilitasi ke pendidikan mencapai 2.250 anak atau 74%.

Muji juga mengungkapkan Kementerian Pendidikan Nasional menyambut baik upaya penarikan pekerja anak dan dapat memanfaat program yang tersedia dari Kemendikbud.

Untuk tahun 2012 tersedia bantuan beasiswa miskin bagi 3,6 juta siswa SD, bea siswa miskin untuk 1,3 juta siswa SMP, bantuan siswa miskin untuk 315.00 siswa SMK, bantuan siswa miskin untuk 386.000 siswa SMA.

Kementerian Pendidikan juga menyediakan bea siswa untuk 30.000 mahasiswa bagi lulusan SMA/SMK dari keluarga miskin yang berprestasi untuk kuliah di perguruan tinggi hingga tamat sarjana. (gor/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN