Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kepala Pusat Penerangan Hukum (KapusPenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana.  (Foto: ANTARA/HO-Puspenkum Kejaksaan Agung)

Kepala Pusat Penerangan Hukum (KapusPenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana. (Foto: ANTARA/HO-Puspenkum Kejaksaan Agung)

Tiba di Indonesia, Surya Darmadi Langsung Dijemput Kejagung

Senin, 15 Agustus 2022 | 14:06 WIB
Fana F Suparman (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id -- Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah menurunkan tim untuk menjemput bos Duta Palma Group/Darmex Group, Surya Darmadi alias Apeng yang dikabarkan telah tiba di Indonesia, Senin (15/8/2022). Surya Darmadi berikutnya akan dibawa ke Kejagung untuk menjalani proses hukum.

"Sudah dijemput di bandara, tinggal dibawa ke kantor," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana saat dikonfirmasi, Senin (15/8/2022).

Surya Darmadi dikabarkan tiba di Indonesia sekitar pukul 13.00 WIB. Hal ini sebelumnya diinformasi Juniver Girsang, kuasa hukum Surya Darmadi.

"Tiba sekitar jam 13.00 WIB, perkembangan kemana nanti kita saling info," ujar Juniver.

Sebelumnya, Juniver mengatakan, Surya Darmadi akan datang ke Indonesia. Setibanya di Indonesia, Surya Darmadi akan langsung mendatangi tim penyidik untuk menjelaskan seluruh dugaan melakukan tindak pidana tersebut.

Ia menjelaskan alasan kliennya tidak menghadiri panggilan penyidik. Dikatakan, Surya Darmadi yang sudah lansia tengah menjalani pengobatan di luar negeri. Namun, Surya Darmadi berupaya untuk mempercepat pengobatannya guna menghormati proses hukum yang berlaku.

Diketahui, Kejagung menetapkan Surya Darmadi alias Apeng sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang dalam kegiatan pelaksanaan yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu. Perkara tersebut ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp 78 triliun.

Sebelumnya, KPK menetapkan Surya Darmadi selaku pemilik PT Darmex Group/PT Duta Palma serta Legal Manager PT Duta Palma Group, Suheri Terta sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau tahun 2014. Selain itu, dalam kasus ini, KPK juga menjerat anak usaha PT Duta Palma Group, yakni PT Palma Satu sebagai tersangka korporasi.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com