Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Ajak Anak Jadi Partner Ibu

Rabu, 10 Agustus 2016 | 16:48 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA - Setiap hari, ibu menjalankan banyak pekerjaan dan tanggung jawab di rumah. Banyaknya pekerjaan tersebut kerap membuat tekanan bagi sang ibu. Untuk itu, ada baiknya melibatkan dan mengajak anak sebagai partner ibu menjalankan sejumlah tanggung jawab dan pekerjaan di rumah dalm membentuk kebiasaan baik.

Psikolog klinis anak Vera Itabiliana Psi mengatakan, membentuk kebiasaan baik pada anak sebaiknya dimulai sedini mungkin, salah satunya dapat dilakukan dengan berbagi tanggung jawab di rumah. Sebab, sekecil apapun tanggung jawab yang diberikan kepada anak, ibu telah menempatkan anak sebagai mitranya, memberikan kepercayaan dan perhatian pada anak. Selain melatih anak memiliki rasa tanggung jawab, tugas dan pressure lbu secara tidak langsung juga berkurang.

"Ketika Ibu telah terbiasa ntuk berbagi tanggung jawab kepada anak, anak akan merasa bahagia karena telah mendapat atensi dari ibu dan juga bangga karena telah dilibatkan membantu lbu," ungkap Vera di sela peluncuran kampanye #mommylittlepartner di Jakarta, Rabu (10/8).

Selain itu, lanjut Vera, ada rasa bangga yang dirasakan oleh Ibu ketika anak ikut terlibat dalam membentuk kebiasaan baik di rumah. Sebagai tambahan, saat Ibu berbagi tanggung jawab dengan anak, Ibu akan memperkuat bonding dengan anak anaknya. Saat anak sudah mampu menjadi partner Ibu, sebaiknya lbu tidak lupa untuk memberikan apresiasi atas upaya yang sudah dilakukan. "Dengan demikian, anak akan terlatih untuk menerima tanggung jawab yang lebih besar lagi," tambah Vera.

Senior Brand Manager Pepsodent Varina Merdekawaty menambahkan salah satu contoh sederhana adalah mengajak anak menjadi partner ibu membentuk kebiasaan baik dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut keluarga.

Hal ini dapat dilakukan dengan bertanggung jawab untuk menyikat gigi sendiri sehari dua kali tanpa perlu dipaksa oleh Ibu, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Bahkan menjadi ’agen’ untuk saling mengingatkan kedua orang tua mereka sudah sikat gigi atau belum.

"Untuk itu, kami mengajak ibu dan anak menjadi partner dalam membentuk kebiasaan baik di rumah. Hal itu melalui kampanye #mommyslittlepartner," tutup dia. (iin)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN