Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengguna telepon pintar membuka aplikasi PeduliLindungi, Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengguna telepon pintar membuka aplikasi PeduliLindungi, Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Aplikasi PeduliLindungi Temukan 1.603 Orang Positif Beraktivitas di Publik

Senin, 6 September 2021 | 22:12 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id  - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan berdasarkan data aplikasi PeduliLindungi, ditemukan ada sebanyak 1.603 orang positif Covid-19 yang masih mencoba beraktivitas di tempat publik.

Per 5 September 2021, papar Luhut, total masyarakat yang melakukan skrining masuk dengan menggunakan PeduliLindungi di beberapa sektor publik seperti pusat perbelanjaan, industri, olahraga dan lainnya mencapai 21 juta orang.

“Dari total 21 juta orang tersebut, terdapat 761.000 orang yang masuk kategori merah, tidak diperkenankan masuk melakukan aktivasi tempat publik oleh sistem. Dan juga terdapat 1.603 orang dengan status positif dan kontak erat untuk mencoba melakukan aktivitas publik,” kata Luhut Binsar Pandjaitan saat menggelar konferensi pers secara virtual, Senin (6/9/2021).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan

Kedepan, lanjut Luhut, pemerintah akan menindak orang yang masuk dalam kriteria hitam PeduliLindungi yang masih berusaha melakukan aktivitas di area publik. Dengan membawa mereka ke dalam isolasi terpusat.

“Hal ini dilakukan untuk bersama-sama menjaga dan melindungi kita semua, karena kalau tidak mereka akan membangun klaster baru lagi di berbagai tempat atau di keluarganya sendiri,” ujar Luhut Binsar Pandjaitan.

Selain itu, Luhut mengungkapkan dalam satu pekan terakhir ini, pihaknya menemukan banyak pelanggaran seperti yang muncul di media dalam berapa hari ini. Untuk itu, pemerintah akan mengambil langkah persuasif dalam penegakan aturan-aturan ini sebelum mengambil langkah tegas jika upaya persuasif diabaikan.

Terkait keamanan data didalam PeduliLindungi, Luhut menegaskan pemerintah menjamin keamanan data tersebut. Saat ini, penyimpanan data dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan  Informasi dengan penanganan keamanan data dibantu oleh Badan Siber Negara. Pemerintahan terus mengambil langkah-langkah perbaikan agar kelancaran penggunaan PeduliLindungi semakin baik.

“Oleh karena itu, pemerintah juga ingin mengimbau agar masyarakat beraktivitas pada tempat yang sudah  menggunakan aplikasi PeduliLindungi sehingga dapat mengurangi risiko tertular karena Covid-19,” terang Luhut Binsar Pandjaitan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN