Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Basarnas: Indonesia Belum Perlu Bantuan Asing

Selasa, 30 Oktober 2018 | 14:57 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA - Direktur Kesiapsiagaan dan Latihan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Didi Hamzar mengatakan Indonesia masih belum memerlukan bantuan asing dalam pencarian pesawat Lion Air JT 610 yang hilang kontak dan jatuh ke laut Tanjung Karawang, Senin (29/10).

"Personel Basarnas dan potensi SAR yang dimiliki Indonesia masih mampu melakukan operasi pencarian," kata Didi dalam jumpa pers di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta, Selasa.

Didi mengatakan sudah ada beberapa negara yang menawarkan bantuan untuk membantu pencarian pesawat Lion Air JT 610. Sejauh ini bantuan yang diterima hanya berupa data dan informasi yang mendukung proses pencarian.

"Dengan Australia, Indonesia memiliki kerja sama operasi pencarian dan pertolongan. Mereka sudah memberikan data dan informasi yang bisa membantu proses pencarian," ujarnya.

Saat pesawat Lion Air JT 610 dilaporkan hilang kontak, Basarnas mencoba mendeteksi sinyal emergency locator transmitter (ELT) dari pesawat tersebut.

Medium earth orbit local user terminal (MEOLUT) Basarnas tidak mendeteksi sinyal ELT Lion Air JT 610 sehingga Basarnas bertanya kepada Australia. Ternyata, MEOLUT Australia juga tidak mendeteksi sinyal ELT pesawat tersebut," katanya.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang dilaporkan hilang kontak pada Senin (29/10) pukul 06.33 WIB.

Pesawat hilang kontak pada posisi koordinat 107,07 bujur timur dan 05,46 lintang selatan atau 34 mil laut dari Jakarta, 25 mil laut dari Tanjung Priok dan 11 mil laut dari Tanjung Karawang. (ant/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN