Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Basarnas Jabar Kerahkan Personel Evakuasi Lion Air Jatuh

Senin, 29 Oktober 2018 | 11:25 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jawa Barat menerjunkan puluhan personel untuk mencari pesawat Lion Air JT-160 yang jatuh di Tanjung Karawang.

"Sekitar 90 personel awal disiapkan untuk membantu evakuasi," ujar juru bicara Basarnas Jabar, Joshua Banjarnahor melalui pesan singkat, Senin.

Joshua mengatakan, tim kantor SAR  Bandung membantu pencarian pesawat Lion Air yang kehilangan kontak dan jatuh di perairan Karawang.

Basarnas menerjunkan beberapa unit kendaraan rescue boat untuk menyisir perairan di mana menjadi lokasi pesawat tersebut hilang kontak.

"Perairan Indramayu, Karawang, Bekasi hingga Jakarta (melakukan penyisiran). Tujuan kita kesana untuk memastikan. Tim sebagian sudah dilaut. Kita juga berkoordinasi dengan SROP, dan kapal-kapal yang melintas di perairan Indramayu Karawang Jakarta," ujarnya.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang hilang kontak selama tiga jam pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.33 WIB.

"Sampai saat ini telah hilang kontak selama kurang lebih tiga jam," kata Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Sindu Rahayu.

Pesawat type B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandar Udara Soekarno Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang.

Pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP dilaporkan terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E.

Pesawat ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB.

Sindu mengatakan pilot sempat meminta kembali ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta. "Pesawat sempat meminta return to base sebelum akhirnya hilang dari radar," katanya. (ant/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN