Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menag mengumumkan Indonesia tidak mengirimkan jemaah ibadah haji 2021, Kamis (3/6/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Menag mengumumkan Indonesia tidak mengirimkan jemaah ibadah haji 2021, Kamis (3/6/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Dukung Pembatalan Haji 2021, Muhaimin: Keselamatan Jiwa Harus Prioritas

Jumat, 4 Juni 2021 | 12:56 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id   – Wakil Ketua DPR Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan pihaknya mendukung keputusan Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag), yang resmi meniadakan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021.

Menurut Cak Imin, sapaan akrabnya, keputusan yang disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas itu menunjukkan bukti betapa Pemerintah mendahulukan keselamatan jiwa di tengah pandemi Covid-19.

Muhaimin Iskandar. Foto: Primus Dorimulu
Muhaimin Iskandar. Foto: Primus Dorimulu

Sebab salah satu pertimbangan dibatalkannya ibadah haji adalah bahwa saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi sehingga pertimbangan keselamatan jiwa menjadi prioritas.

”Dalam ajaran Islam, menjaga jiwa merupakan salah satu dari lima maqashid syariah, selain menjaga agama, akal, keturunan, dan harta yang harus dijadikan sebagai dasar pertimbangan utama dalam penetapan hukum atau kebijakan oleh pemerintah agar terwujud kemaslahatan bagi masyarakat,” kata pria yang kini dipanggil juga dengan sebutan Gus Ami itu, Jumat (4/6/2021).

Menag mengumumkan Indonesia tidak mengirimkan jemaah ibadah haji 2021, Kamis (3/6/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao
Menag mengumumkan Indonesia tidak mengirimkan jemaah ibadah haji 2021, Kamis (3/6/2021). Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Data dunia juga menunjukkannya. Dibeberkan Ketua Umum DPP PKB itu, lebih dari 172 juta jiwa warga dunia sudah terindeksi cirus Covid-19. Dari situ, 3,7 juta meninggal dunia. Di Indonesia, 1,8 juta orang sudah terjangkit. Total kasus baru harian bertahan di angka di atas 5000.

"Kami meminta masyarakat untuk bisa memahami bahwa keputusan yang diambil pemerintah merupakan kebijakan terbaik untuk kemaslahatan umat," tegas Cak Imin.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN