Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menaker Hanif Dhakiri. Foto: Investor Daily/EMRAL

Menaker Hanif Dhakiri. Foto: Investor Daily/EMRAL

Hanif Dhakiri Ingin Menulis Novel

Novy Lumanauw, Minggu, 20 Oktober 2019 | 02:38 WIB

JAKARTA, investor.id – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengaku akan mengisi waktu luangnya dengan menulis novel percintaan, jika tidak terpilih lagi menjadi menteri.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), kini sedang mempersiapkan diri untu pengangkatan sumpah dan janji sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 di hadapan sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), pada Minggu (20/10).

Selain Jokowi, pengucapan sumpah dan janji juga akan dilakukan wakil presiden terpilih KH Ma’ruf Amin.

“Saya mau menulis novel. Novel percintaan. Jadi apa ya, judulnya serius,” kata Hanif di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (18/10).

Hanif yang dikenal sebagai politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dilantik sebagai menteri ketenagakerjaan pada 27 Oktober 2014. Ia juga mengaku sangat terkesan atas pola kepemimpinan yang diterapkan Presiden Jokowi.

“Pak Jokowi adalah pemimpin visioner. Tahu apa yang harus dilakukan, orangnya sangat fokus, dan detail,” kata Hanif.

Ia mengaku sampai saat ini belum diajak Presiden Jokowi untuk membicarakan tentang komposisi Kabinet Kerja II.

“Ya, tidak. Saya ini siapa,” kata Hanif.

Ia juga tidak mau berandai-andai, apakah tetap dipertahankan sebagai pembantu dekat Presiden Jokowi pada pemerintahan periode 2019-2024.

“Saya tidak mau berandai-andai. Pokoknya hari ini (Jumat, 18 Oktober 2019), saya berakhir dan saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan selama lima tahun terakhir. Selebihnya kita ikuti garis tangan, sebagai anak buah kita samina wa Athona (kami mendengar dan kami taat) saja,” kata Hanif.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA