Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan secara daring, Rabu (6/1) di Kantor Kemenkes, Jakarta, oleh Sekjen BPP Hipmi Bagas Adhadirgha dan Sekjen Kemenkes) Oscar Primadi.

Penandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan secara daring, Rabu (6/1) di Kantor Kemenkes, Jakarta, oleh Sekjen BPP Hipmi Bagas Adhadirgha dan Sekjen Kemenkes) Oscar Primadi.

Hipmi -Kemenkes Tingkatkan Pembangunan Kesehatan Wujudkan Indonesia Sehat

Kamis, 7 Januari 2021 | 04:55 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id – Dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat, Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjalin kerja sama peningkatan upaya kesehatan.

Kerja sama ditandai dengan penandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan secara daring, Rabu (6/1) di Kantor Kemenkes, Jakarta, oleh Sekjen BPP Hipmi Bagas Adhadirgha dan Sekjen Kemenkes) Oscar Primadi.

Turut hadir dan menyaksikan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kirana Pritasari, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kartini Rustandi, dan Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan BPP Hipmi Sari Pramono, serta jajaran pengurus BPP Hipmi.

Adapun ruang lingkup nota kesepahaman yakni memuat upaya peningkatan upaya kesehatan masyarakat, peningkatan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit, pengembangan pelayanan dan peningkatan mutu layanan kesehatan, serta peningkatan sumber daya manusia (SDM) Kesehatan.

Dalam sambutannya, Bagas Adhadirgha mengatakan bahwa tujuan kerja sama tersebut untuk mempererat sinergi antara Hipmi dengan Kemenkes guna menyukseskan pembangunan kesehatan di Tanah Air untuk mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing.

Turut hadir dan menyaksikan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kirana Pritasari, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kartini Rustandi, dan Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan BPP Hipmi Sari Pramono, serta jajaran pengurus BPP Hipmi.
Turut hadir dan menyaksikan Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kirana Pritasari, Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes Kartini Rustandi, dan Ketua Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan BPP Hipmi Sari Pramono, serta jajaran pengurus BPP Hipmi.

"Kami memiliki perwakilan BPC-BPC di 500 Kabupaten/Kota yang harapannya ke depan kita bisa bersinergi dalam rangka untuk memulihkan perekonomian maupun kesehatan di Indonesia," ujar Bagas.

Hipmi yang mayoritas diisi oleh generasi muda, menekankan siap membantu seluruh program Kemenkes kapan pun ketika dibutuhkan. Termasuk membantu menyosialisasikan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun kepada masyarakat.

"Ini adalah hasil pembicaraan antara BPP Hipmi dengan Kementerian Kesehatan yang sudah berlangsung sekitar 3 hingga 4 bulan terakhir, dan alhamdulillah di tahun yang baru ini kita bisa melaksanakan MoU. Pesan dari kami adalah kami siap membantu Kementerian Kesehatan untuk menyukseskan program-program kesehatan di seluruh Indonesia. Kalau dibutuhkan energi yang besar, Hipmi siap dalam 24 jam 7 hari seminggu," ucapnya.

Dengan dilaksanakannya penandatanganan MoU ini akan memberikan landasan hukum bagi Hipmi untuk menjalin kerja sama dengan seluruh dinas kesehatan di Indonesia.

"Penandatanganan MoU ini diharapkan ke depan menjadi payung hukum bagi teman-teman di seluruh Indonesia untuk bekerjasama dengan Dinas Kesehatan di seluruh Indonesia. Jadi, ini merupakan peristiwa yang cukup monumental bagi kami pengurus BPP Hipmi. Mudah-mudahan segala sesuatunya bisa berjalan cukup lancar," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemenkes Oscar Primadi mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih atas kontribusi Hipmi untuk membantu Kemenkes membangun kesehatan di Indonesia.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Hipmi yang telah berinisiatif untuk berkontribusi dalam proses pembangunan kesehatan," tutur Oscar.

Menurutnya, kemitraan dan partisipasi lintas sektor termasuk swasta merupakan salah satu strategi dalam pemberdayaan masyarakat. Ini penting karena kesehatan merupakan tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat, terutama pada saat ini Indonesia sedang berjuang menghadapi pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, kendati dihadapkan pada prioritas penanganan Covid-19, pada saat yang sama, pemerintah juga terus melakukan upaya penanganan masalah kesehatan lainnya yang merupakan program prioritas nasional seperti penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB), menurunkan angka stunting pada balita, memperbaiki pengelolaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta meningkatkan kemandirian penggunaan produk farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.

Oleh karenanya, Oscar berharap, sinergi ini akan terus terbangun tidak hanya saat pandemi Covid-19, namun dapat berlangsung seterusnya. Dengan ditandatanganinya MoU ini, pihaknya meyakini akan menjadi awal yang baik untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia. Adanya dukungan dari seluruh elemen bangsa, diharapkan akan mempercepat penanganan masalah kesehatan di Indonesia termasuk pandemi Covid-19.

"Saya yakin dengan telah dipayungi hukum ini, maka ini menjadi awal yang baik bagi kita dalam meningkatkan sinergi guna mewujudkan Indonesia Sehat. Nota Kesepahaman ini juga diharapkan menginspirasi lebih banyak lagi lembaga lintas sektor, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, juga institusi pendidikan untuk bekerjasama dan berkolaborasi dengan kami untuk melaksanakan pembangunan kesehatan," pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN