Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo dalam ratas Senin pagi (6/4/2020). Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo dalam ratas Senin pagi (6/4/2020). Sumber: BSTV

PUTUS MATA RANTAI COVID-19,

Jokowi: Butuh Kerja Sama Pemerintah Pusat dan Daerah

Senin, 6 April 2020 | 10:26 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

BOGOR, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan para kepala daerah mulai dari gubernur, wali kota, dan bupati untuk menjalin kerja sama sinergis dengan pemerintah pusat dalam upaya memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.

Instruksi itu disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (6/4). Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mendengarkan laporan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

"Pentingnya kerja sama antara pusat dan daerah. Komunikasi antara pusat dan daerah harus selalu dilakukan sehingga kita memiliki satu visi, memiliki satu garis yang sama dalam menyelesaikan Covid-19 ini," kata Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, seluruh kepala daerah wajib menaati aturan mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) dalam masa wabah Covid-19.

"Pembatasan Sosial Berskala Besar sudah ada. Saya ingin pelaksanaannya sepeti apa untuk memutus mata rantai penyebaan Covid-19," kata Presiden Jokowi.

Wajib gunakan masker

Diskusi melawan korona dengan Achmad Yurianto di BNPP, Senin pagi (6/4/2020). Sumber: BSTV
Diskusi melawan korona dengan Achmad Yurianto di BNPP, Senin pagi (6/4/2020). Sumber: BSTV

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan bahwa seluruh masyarakat diwajibkan menggunakan masker ketika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, sebagaimana menurut rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Masyarakat disarankan lebih bijak dan menggunakan masker kain yang dapat dicuci dan digunakan berkali-kali, sebab masker bedah dan N-95 yang sekali pakai dan ditujukan untuk petugas medis.

Yuri juga tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan jaga jarak sosial (physical social distancing), dan menjaga kebersihan tubuh.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan  Oscar Primadi menyatakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tak sepenuhnya membatasi seluruh kegiatan masyarakat. Masyarakat masih dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari, namun kegiatan tertentu  di wilayah terduga terinfeksi Covid-19 dibatasi.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN