Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Jokowi Sebut 171 Juta Dosis Vaksin Sudah Disuntikkan ke Rakyat

Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:04 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan hingga saat ini sudah ada sebanyak 171 juta dosis vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke rakyat Indonesia. Demikian disampaikan Jokowi saat membuka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2021 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/10/2021).

“Kemarin saya mendapatkan informasi, kita sudah menyuntikkan 171 juta dosis ke rakyat kita,” kata Jokowi.

Ia mengharapkan hingga akhir Desember 2021 ini, sudah ada 270 juta dosis vaksin yang disuntikkan ke masyarakat. Sehingga bisa terbentuk kekebalan kelompok dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Tanah Air.

“Dan target kita nanti sampai di akhir Desember, akhir tahun, itu minimal 270 juta dosis,” ujar Jokowi.

Diakuinya, untuk mencapai target tersebut membutuhkan upaya yang keras dan mendapatkan dukungan dari seluruh kepala daerah, baik di tingkat provinsi, maupun kabupaten/kota. Karena, pemerintah harus mengejar agar dapat menyuntikkan 99 juta dosis vaksin kepada masyarakat, agar target tercapai di akhir tahun ini.

“Jadi masih banyak sekali dalam 2 bulan lebih. Ini yang harus kita lakukan utamanya berkaitan dengan vaksin,” ujar Jokowi.

Karena itu, Kepala Negara memberikan apresiasi atas inisiatif Apkasi yang ingin segera menggerakkan perekonomian daerah dengan menggelar Otonomi Expo 2021. Ia sangat setuju dan mendukung bahwa perdagangan, turisme dan investasi harus mulai digerakkan.

Namun Jokowi memberikan catatan, agar semua kegiatan menggerakkan ekonomi daerah yang dilakukan pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia harus tetap memperhatikan masalah kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Saya setuju perdagangan, turisma dan investasi harus mulai digerakkan, jangan terlambat. Tetapi catatan kesehatan tetap nomor satu. Perekonomian perlu diaktifkan dengan tetap waspada terhadap masalah kesehatan, disiplin protokol dan juga vaksinasi yang harus cepat dilanjutkan,” tegas Jokowi.

 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN