Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Kasus Aktif  Covid-19 Mingguan  3 Provinsi Masih di Atas 1.000

Selasa, 5 Oktober 2021 | 21:35 WIB
Fatima Bona

JAKARTA, investor.id  - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, kasus Covid-19 terus mengalami penurunan  setiap minggunya. Kasus positif di Indonesia pada minggu ini mengalami penurunan 34,6% dibandingkan minggu lalu. Bahkan, untuk pertama kalinya penambahan kasus positif harian Indonesia  berada di bawah 1.000 kasus  yaitu 922 kasus  per 4 Oktober 2021.

Kendati demikian, Wiku menyebutkan, terdapat 3 provinsi dengan penambahan kasus mingguan di atas  1.000 kasus  yaitu Jawa Tengah 1.094 kasus,  Jawa Barat 1.074 kasus,  dan Jawa Timur 1.059 kasus. Selain itu, penambahan kasus  juga terjadi cukup banyak  di DKI Jakarta  966 kasus dan Bali 588 kasus.

“Untuk itu, dimohon kepada  5 provinsi ini terutama provinsi yang masih  mengalami  penambahan kasus mingguan  di atas  1.000 kasus untuk terus mengawasi pembukaan kegiatan masyarakat  di wilayahnya,” ucapnya pada konferensi pers virtual tentang “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia”  Selasa (5/10/2021).

Wiku menyebutkan, aktivitas  sosial ekonomi yang sekarang  telah kembali normal terutama di Pulau Jawa menyebabkan potensi penularan kembali meningkat apabila tidak dibarengi dengan pelaksana dan pengawasan protokol kesehatan (prokes) yang  ketat.

“Pastikan bahwa di setiap tempat kerumunan terdapat satuan atau petugas yang ditugaskan untuk mengawasi protokol kesehatan,” ucapnya.

Selanjutnya, Wiku menyebutkan, untuk kasus kesembuhan meskipun jumlah kesembuhan tentu mengalami penurunan karena jumlah kasus positif  juga menurun, namun persentase kesembuhan  terus meningkat. Tercat minggu ini rata-rata persen kesembuhan telah mencapai 95,77%.

“Angka ini terus meningkat dibandingkan dengan persen kesembuhan pada saat lonjakan kasusnya.  Hanya sebesar 80,23%,” ucapnya.

Kesembuhan minggu ini dikontribusikan oleh 5 provinsi dengan jumlah kesembuhan  minggu tertinggi yaitu  Jawa Barat sebesar 1.843,  Jawa Timur 1.727, Jawa Tengah 1.652, Sumatera Utara 1.412 dan Bali 1.251.

“Berbicara tentang kesembuhan, kabar baiknya sejak awal Agustus hingga  sekarang  penambahan kesembuhan konsisten lebih besar  dari pada penambahan  kasus positif harian. Sebelumnya pada lonjakan kasus kedua,  kasus positif bertambah jauh  lebih besar dibandingkan  kesembuhan harian,” paparnya.

Ia menambahkan, hal tersebut patut diapresiasi  karena  penanganan pasien Covid-19 baik yang melakukan isolasi mandiri, terpusat maupun yang dirawat di rumah sakit  semakin mengalami peningkat kualitas, sehingga  dapat segera sembuh.

Sementara terkait kematian, Wiku menyebutkan, meskipun persentasenya mengalami kenaikan namun jumlah kematian terus mengalami penurunan. 

“Saat ini penting untuk melihat perkembangan kematian melalui jumlahnya bukan persentasenya, karena target kita saat ini adalah menekan kematian hingga nol,” ucapnya.

Terdapat 5 provinsi  yang mengalami kenaikan kematian  tertinggi di minggu ini  Jawa Tengah 100 kasus, Jawa Timur 81 kasus, Aceh 63 kasus, Papua 44 kasus, dan Bali 41 kasus.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN