Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. SUmber: BSTV

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. SUmber: BSTV

Kasus Covid-19 Terus Mengganas, Anies Tambahkan RS Rujukan Covid-19 Jadi 140

Selasa, 22 Juni 2021 | 13:00 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id   - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya terus meningkatkan kapasitas rumah sakit rujukan Covid-19 untuk mengantisipasi banyak pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang terus mengganas di Jakarta. Pihaknya, kata Anies, telah menambahkan 34 RS rujukan Covid-19.

"Dengan penambahan kasus di Jakarta, kita menambah Rumah Sakit menjadi 140 RS untuk menangani Covid-19 yang di awal bulan Juni 106 Rumah Sakit," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (22/6/2021).

Berdasarkan data 19 Juni 2021, dari 140 RS tersebut, kapasitas tempat tidur isolasi di Jakarta sebanyak 8.924 bed dan yang terpakai sebanyak 7.919 bed. Dengan demikian, BOR tempat tidur isolasi pada saat itu berada di angka 89 persen.

Sementara BOR tempat tidur ICU berada di angka 81% dengan jumlah yang tersedia sebanyak 1.189 bed dan terpakai 963 bed.

Selain 140 RS tersebut, lanjut Anies, 32 RSUD milik Pemprov DKI Jakarta juga dimanfaatkan untuk melayani pasien Covid-19. Sebanyak 13 RSUD yang 100 persen melayani pasien Covid-19.

"Semua RS milik Pemprov digunakan untuk menangani Covid-19. Dari 32 itu, ada 13 RS yang 100 persen  hanya untuk penanganan Covid-19, lainnya menampung pasien Covid-19 sampai melebihi 60 persen kapasitas RS-nya," tandas Anies.

Anies mengatakan Pemprov DKI Jakarta terus meningkat kapasitas tempat tidur dan RS rujukan agar kasus Covid-19 bisa tertangani dengan baik. Namun, dia mengakui lonjakan kasus Covid-19 belakangan terlalu cepat sehingga meminta masyarakat lebih berhati-hati dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Ini mengirimkan pesan kepada kita semua bahwa kita menambah TT, menambah kapasitas RS tapi lonjakannya terlalu cepat. Kalau saja minggu lalu tidak ditingkatkan kapasitasnya, sudah tembus 100 persen. Sekarang ada ruang untuk penambahan RS. Saya mitna semua untuk lebih berhati hati," pungkas Anies.

Anies tidak menyebutkan secara detail tambahan 34 RS rujukan Covid-19 di Jakarta. Selain itu, Anies juga tidak menerangkan BOR terkini di 140 RS rujukan Covid-19.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN