Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Muhaimin Iskandar. Foto: Investor Daily/gora kunjana

Muhaimin Iskandar. Foto: Investor Daily/gora kunjana

Ketua Timwas Covid-19 DPR Ingatkan Masyarakat Tahan Diri Liburan

Minggu, 16 Mei 2021 | 12:36 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id  - Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Tim Pengawas (Timwas) Penanganan Bencana Covid-19 DPR Muhaimin Iskandar meminta agar masyarakat meningkatkan kesadaran pribadi dan membatasi diri dalam melaksanakan aktivitas tatap muka atau yang bersentuhan dengan orang lain. Khususnya di masa dimana liburan Idulfitri masih berlangsung.

"Harus ada kesadaran pribadi untuk tetap disiplin menjaga diri dan keluarga terhadap potensi tertular virus. Saat ini seolah-olah masyarakat ini sudah kurang peduli dan merasa tidak ada apa-apa lagi padahal kalau kita lihat data harian kasus Covid-19 ini masih cukup tinggi," kat pria yang akrab disapa Cak Imin atau Gus Ami itu, Minggu (16/5/2021).

Gus Ami mengakui bahwa kondisi untuk berada di rumah memang kerap dirasa membosankan. Namun, seharusnya menjaga kesehatan diri dan keluarga, harus jadi prioritas bagi siapapun.

Mengacu pada data Satgas Covid-19 Kementerian Kesehatan per Kamis (13/5/2021), total kasus positif Covid -19 di Indonesia menjadi 1.731.652. Jumlah kasus baru sebanyak 3.448 orang. Selain itu, pemerintah menyampaikan total jumlah pasien Corona yang meninggal di Indonesia mencapai 47.716 orang. Per 13 Mei, jumlah pasien meninggal dunia bertambah 99 pasien.

"Ini masih cukup mengkhawatirkan jadi jangan pernah lengah sedikitpun. Tetap patuhi protokol kesehatan,” tutur pria yang juga merupakan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Cak Imin juga mengatakan pihaknya mendorong agar Pemerintah terus melakukan upaya terbaik untuk mempercepat vaksinasi Covid-19. Namun di sisi lain, masyarakat juga harus ingat bahwa kalau sudah divaksin bukan berarti sudah aman dan boleh mengabaikan prosedur kesehatan.

"Vaksinasi hanya merupakan ikhtiar untuk mengurangi laju penularan. Bukan berarti kita jadi kebal dari serangan virus kalau sudah divaksin,” katanya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN