Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Kinerja Harum Energy Kian Cerah

Kamis, 8 Desember 2016 | 05:48 WIB

Kenaikan harga jual batubara ditambah kuatnya posisi kas internal bakal mempermudah PT Harum Energy Tbk (HRUM) untuk mendongkrak keuntungan hingga akhir tahun. Perseroan akan menjadi produsen batubara yang paling diuntungkan atas kenaikan harga jual dalam beberapa bulan terakhir.

 

Data pasar spot batubara global mengungkap bahwa harga jual batubara sudah mencapai level US$ 114 per ton pada awal bulan ini. Harga tersebut sudah menyamai rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir. Peningkatan harga jual tersebut didukung atas kenaikan permintaan dari Tiongkok setelah negara Tirai Bambu tersebut mengurangi produksi batubaranya.

 

Analis Trimegah Securities Sandro Sirait mengatakan, Harum Energy merupakan produsen batubara yang paling diuntungkan atas penguatan harga jual dalam beberapa bulan terakhir, menyusul sebagian besar atau setara dengan 95% dari total volume penjualan batubara perseroan dilakukan melalui pasar spot. Hal ini membuat harga jual batubara perseroan bisa sama dengan harga spot komoditas tersebut di pasar global.

 

“Berdasarkan hasil analisa Trimegah Securities terungkap bahwa setiap kenaikan harga batubara sebesar 1%, EPS perseroan berpotensi naik hingga 3,4%,” ungkapnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

 

Besarnya penjualan batubara melalui pasar spot, menurut dia, sebagai factor utama keberhasilan perseroan dalam mendongkrak keuntungan dalam beberapa kuartal terakhir. Perseroan membukukan peningkatan penjualan menjadi US$ 49 juta pada kuartal III-2016, dibandingkan kuartal II-2016 senilai US$ 36 juta. Laba bersih perseroan juga melonjak menjadi US$ 6 juta pada kuartal III-2016, dibandingkan kuartal II-2016 hanya US$ 3 juta.

 

Baca selengkapnya di Investor Daily versi cetak di https://subscribe.investor.id

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN